Misteri Nyai Bereum dan Nini Colohok di Belakang BLUD RS Jampangkulon

Sukabumi-Jampangkulon, Infokowasi.com-Mobil roda 12, kapasitas 25 ton, bermuatan besi WF yang berukuran panjang 12 meter, untuk tiang konstruksi bangunan RS tertahan selama 30 jam. Nopol B 9143 BIW, tertancap amblas selama 30 jam, karena Konon ditahan oleh “Nyai Bereum dan Nini Colohok”(Red).
Tempat kejadian di halaman belakang BLUD RS Jampangkulon Desa Tanjung Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, sejak hari Jumat 03 /07 /2020 sampai sore dini hari Sabtu 4/7/2020 pukul 17:00 WIB
Berdasarkan beberapa keterangan saksi mata kejadian tersebut kepada infokowasi.com, seperti diungkapkan mang Karim mandor kerja bangunan, “Saya sering melihat kejadian aneh, misalnya beberapa kali mobil yang akan masuk lokasi proyek sering tertancap di lokasi yang sama”, ucapnya.
“Selain itu, kejadian yang keempat kali, salah satunya mobil trailer dengan roda 14, sejak pagi kemarin amblas tertancap ke tanah. Mobil yang digunakan membawa barang jenis besi WF ini,” aku Karim.
Padahal hanya menginjak tumpukan tanah urugan 30 cm. Selain sudah mencari bantuan tenaga orang termasuk karyawan pegawai ikut diturunkan dengan mencari bantuan lain agar selamat dari jeratan tanah tersebut, bahkan sampai menggunakan alat berat.
Beruntung warga sekitar ikut membantu dengan ditambah satu unit alat berat jenis beko, tapi masih tetap tak bergerak.
Tanpa berpikir lama saya berinisiatif, kepikiran, akhirnya Mandor Karim meminta bantuan ahli spiritual untuk mengetahui keberadaan yang terjadi di balik kejadian tadi, ternyata ada sebuah permintaan sangat sederhana meminta untuk lebih santun jika berada di lokasi lingkungan RSUD Jampangkulon, paparnya
Kartona 55, sebagai driver, mengaku tidak menyangka saja kalau di tempat ini, banyak keanehan. Hikmah di balik kejadian tersebut karena tidak mengetahui jika ada dua penunggu dari alam gaib.
“Pokoknya ucapan terima kasih banyak. Saya sudah diingatkan oleh orang pribumi Jampangkulon,” tutur Kartona kepada infokowasi.com
Misteri Nyai Bereum dan Nini Colohok di Belakang BLUD RS Jampangkulon
Di lokasi kejadian seorang saksi ahli spiritual Abah Ojang (RW) 54, saat ditanya menceritakan kejadian yang sebenarnya, kami datang ke lokasi tadi diundang dan di telepon oleh mandor kerja proyek “GEDUNG BERKAS”, yaitu mang Karim, sesudah sholat Ashar saya bergegas membawa alat pancing tanpa tali, hanya media itu alat yang digunakan untuk menaklukanya.
“Sebelumnya saya berdoa dan meminta semuanya atas kehendak Yang Maha Kuasa Allah SWT, lalu kami gunakan media jenis “Joran/jeujeur”. Lalu dirinya mendapat bisikan, kata penunggunya berpesan agar dicambukan dan menyuruh pegang belakang mobilnya,” terang abah Ojang kepada wartawan infokowasi.com
Mang karim dipesankan oleh (Nyai Beureum dan Nini Colohok).
Pesannya begini, dalam bahasa sunda mipit amit ngala kudu menta (Permisi) jika masuk ke areal wilayah atau berlaku sopanlah kalau ada lingkun, (perlu permisi dulu kepada yang memiliki kawasan atau wilayah orang lain)
Alhamdulillah sekarang kendaraan sudah bisa ke luar yang sempat amblas selama 30 jam dari hari Jumat pagi pukul 07.00 WIB sampai Sabtu sore ini 17.00 WIB.
“Semoga segalanya, selamanya kita selalu ingat di manapun berada kepada Sang Pemilik kita semua dan berusaha atas ijin dari Allah SWT,” pungkasnya.

 

Baca Juga :  Balada Seorang Wanita Asal NTB di Sukabumi

Laporan : M.Kuncir

Editor     : Yudi

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here