Mudik Tetap Dilarang, Kecuali Menggunakan Kendaraan Ini

Jakarta, infokowasi.com – Larangan mudik Lebaran 1441 H tetap akan diberlakukan. Meskipun demikian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerbitkan surat edaran pengecualian perjalanan.

“Jadi begini, setelah terbitnya SE Nomor 4 dari Gugus Tugas, masing-masing Dirjen Darat, Laut, Udara, sampai kereta api sedang menyiapkan satu surat edaran untuk penyiapan kendaraan modanya, kendaraannya harus seperti apa,” kata Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi kepada wartawan di Gerbang Tol Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020).

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi

Meski begitu, Budi juga menegaskan terkait aturan larangan mudik masih akan tetap berlaku. Nantinya kendaraan yang beroperasi akan dipasangi stiker khusus.

Baca Juga :  Pasar Penampungan Cibadak Terbakar

“Sekarang ini kami masih berprinsip pada Permen 18 dan Permen 25. Artinya, masyarakat tidak boleh mudik. Kemudian dengan adanya edaran oleh Gugus Tugas, Saya sedang develop surat edaran yang kami harapkan malam ini sudah kami tanda tangani sehingga besok paling cepat sudah mulai bertahap dilakukan,” tuturnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba mencari kendaraan bus yang boleh melayani sebagaimana amanat dalam SE Gugus Tugas Nomor 4 tersebut.

“Jadi busnya nanti ada tanda khusus pakai stiker. Berarti nanti kami harapkan di check point kita kembalikan jika tidak ada stiker. Bus yang melayani juga tidak banyak karena orang yang mungkin punya kebutuhan khusus logistik itu paling beberapa orang saja,” sambung Budi.

Baca Juga :  Lompatan Besar Kepariwisataan Dan Pertanian Di Kabupaten Sukabumi

Terkait pemberlakuan sanksi bagi pelanggar mudik, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Kakorlantas. Dia juga mengatakan, hingga saat ini pembahasan sanksi masih bersifat persuasif. Jadi ketika ditemukan pelanggaran, maka petugas akan membalikan arah kendaraan saja.

“Sampai kemarin kami masih dengan Pak Kakorlantas, sanksi kewenangan polisi. Jadi sementara sanksi kan persuasif, masih dikembalikan begitu saja,” pungkasnya.

Laporan : Iwa K
Editor : IK

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here