Beranda Peristiwa Pelatihan Pendampingan Klinik Tani Indonesia Dorong Inovasi Dan Teknologi Pertanian Yang Tepat

Pelatihan Pendampingan Klinik Tani Indonesia Dorong Inovasi Dan Teknologi Pertanian Yang Tepat

Infokowasi.com- Dalam rangka mewujudkan pelatihan dan pendampingan klinik tani Indonesia yang dipimpin oleh Nuraim, SE. langsung memimpin melaksanakan pelatihan pendampingan klinik Tani Indonesia di Villa Wagub, Cisolok Sukabumi. Sabtu, (10-11/5/2025).

Kegiatan ini, bertujuan untuk penyampaian tentang pertanian secara teknologi pertanian untuk memperkuat sinergi antara praktisi petani baik masyarakat maupun pemerintah dan lembaga riset dalam mendorong pengembangan teknologi pertanian secara bertahap yang lebih baik dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain para praktisi, aktivis, penanggung jawab Klinik Tani Jawa Barat Indonesia Alano Sudarsono,SSP,  Yanto agustiwa praktisi klinik tani Indonesia Nur’rohim sekjen korwil Jabar H.Darto, dan wakil ketua DPW Seknas genta pangan Jabar Fauzi, sekertaris DPW Jabar seknas genta pangan mandiri Nur’aem S,E pengurus DPD Seknas sukabumi raya serta para anggota klinik tani Indonesia, pengurus kecamatan, pengurus desa, seksi-seksi.

Pelatihan pertanian dan pendampingan klinik tani Indonesia datangnya ke Sukabumi tujuan melakukan kunjungan ini, menjadi momentum penting untuk melihat langsung berbagai inovasi yang sedang dikembangkan oleh para ahli pertanian tersebut.

Kepada media infokowasi.com, Yanto agustiwa selaku penanggungjawab klinik tani yang akan bersertifikasi per DPD seknas genta pangan mandiri minimal sebanyak 7 orang, menekankan pentingnya penerapan pengembangan teknologi yang benar dan berbasis riset dalam bidang pertanian.

“Kita mencari teknologi terbaik, apa-apa yang bisa kita adopsi, karena kita harus belajar dari ekspresinya. Memang kita langsung mencoba launching klinik tani Indonesia pelatihan pendampingan, mencoba nanam padi, tapi kadang-kadang sumber informasinya itu cuma dari TikTok atau dari sosial media” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa informasi dari media sosial belum tentu memiliki dasar akademis yang kuat. “Mohon maaf, saya harus katakan, kadang-kadang dari sisi akademiknya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan, sehingga banyak yang gagal. Kalau gagal, orang itu demoralisasi, kemudian gak mencoba lagi,” tambahnya.

Adapun para peserta yang mengikuti bahwa pihaknya ingin belajar dari para ahli dan mengadopsi teknologi yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

“Kita ingin belajar dari yang ekspert, kemudian di pertanian kita adopsi ke Indonesia nya. Karena mereka bikin risetnya based on di sana, nah itu Ke-indonesiaan nya kita adopsi,” jelasnya.

“Cara pelihara salah satu contoh tanaman padi kita sudah membuktikan dari kecamatan loh bener kabupaten Indramayu jawa barat yang benar dari luas lahan 2 hektar pendapatan 10 ton menjadi 19 ton cukup dan sengat efisien, yang hasilnya cukup memuaskan oleh para petani sangat maksimal karena menggunakan pupuk produksi PT.Damartani, dosis waktu yang tepat dan budidaya yang benar sesuai dengan kebutuhan dari tanaman itu sendiri berdasarkan teknologi terbarukan,” sambungnya.

Ia juga berharap semakin banyak anak muda terlibat dalam sektor pertanian dengan pendekatan yang tepat. “Sebanyak mungkin anak muda, khususnya, kita ingin mereka semua terlibat dengan cara yang benar,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat diseminasi teknologi pertanian yang tepat guna dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian Indonesia secara berkelanjutan.

Mas Nuraim membenarkan, adanya karena saya yang menyusun penjabaran tentang Klinik Tani Indonesia hingga AD/Art nya atas perbincangan dan arahan khusus ketua DPW GPM Jawabarat sekaligus sebagai Ketua Umum Klinik Tani Indonesia (Alano Sudarsono,SSP).(Mykuncir)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakMenteri Agus Andrianto: Jajaran Tidak Boleh Gentar Razia Narkoba dan HP
Artikulli tjetërPelantikan IBI Dan Launching Srikandi, Bupati “Bidan Garda Terdepan Keselamatan Dan Kesehatan Generasi Bangsa” 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini