Pemanfaatan Hutan Indonesia

Jakarta, infokowasi.com – Pemanfaatan Hutan adalah kegiatan untuk memanfaatkan kawasan hutan, memanfaatkan jasa lingkungan, memanfaatkan hasil hutan kayu dan hasil hutan non-kayu serta memungut hasil hutan kayu dan bukan kayu secara optimal dan adil untuk kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga kelestariannya.

Kawasan hutan merupakan sumber daya alam bagi kepentingan pembangunan sektor kehutanan dan sektor di luar kehutanan.

Pemanfaatan kawasan hutan ditujukan bagi kepentingan pembangunan sektor kehutanan, sedangkan penggunaan kawasan hutan ditujukan bagi pembangunan sektor di luar kehutanan.

Pada prinsipnya penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan diluar kegiatan kehutanan diperbolehkan dengan batasan hanya dapat dilakukan di kawasan hutan produksi dan kawasan hutan lindung.

Pemanfaatan Hutan Indonesia
Menurut UU Kehutanan 41/1999, ada tiga jenis pemanfaatan hutan yang dapat dilakukan di hutan lindung dan hutan produksi, yaitu:

izin usaha pemanfaatan kawasan IUPK zin usaha pemanfaatan jasa lingkungan IUPJL dan izin usaha pemanfaatan hasil hutan IUPHH dengan beberapa variasi dan aturan. Izin usaha pemanfaatan hasil hutan terdiri atas beberapa macam, antara
lain:

  • Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu;
  • Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu;
  • Izin Pemungutan Hasil Hutan Kayu; dan
  • Izin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu.
Baca Juga :  IDI Sambut Baik Kerja Sama Riset Eucalyptus dengan Kementan

Izin pemungutan hasil hutan dikeluarkan untuk usaha kecil, dengan luasan area yang lebih kecil dan jangka waktu yang lebih pendek.

Sementara itu, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu terdiri dari beberapa jenis, antara lain:

  • Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Alam yang dahulu dikenal dengan sebutan Hak Pengusahaan Hutan;
  • Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem: dan
  • Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman, yang terdiri dari Hutan Tanaman Industri dan Hutan Tanaman Rakyat.
Baca Juga :  Akibat Merebaknya Wabah VIRUS, SAJUTA
Penggunaan kawasan hutan untuk sektor non-kehutanan dapat dilaksanakan melalui mekanisme Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan atau Tukar Menukar Kawasan Hutan.
Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) merupakan penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan tanpa mengubah fungsi dan peruntukkan kawasan hutan.
Kawasan hutan akan dikembalikan kepada Negara setelah jangka waktu pinjam pakai berakhir.
Kawasan hutan yang dapat digunakan dengan mekanisme PPKH adalah hutan produksi dan hutan lindung.
Tukar Menukar Kawasan Hutan merupakan penggunaan kawasan hutan dengan mengubah peruntukkan kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan yang diimbangi dengan memasukkan lahan pengganti dari bukan kawasan hutan menjadi kawasan hutan.
Penggunaan hutan dengan mekanisme TMKH mensyaratkan adanya lahan pengganti di luar kawasan hutan untuk dimasukkan sebagai kawasan hutan karena kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan tersebut menggunakan kawasan hutan secara menetap yang akan mengurangi luas kawasan hutan.
Kawasan yang digunakan dengan mekanisme TMKH adalah hutan produksi tetap dan hutan produksi terbatas yang di dalamnya tidak terdapat izin pemanfaatan hutan maupun izin penggunaan hutan serta surat persetujuan prinsip TMKH.

Mekanisme IPPKH dan TMKH dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Permohonan PPKH dapat diajukan oleh :

  • menteri;
  • gubernur;
  • walikota;
  • pimpinan badan hukum/badan usaha; atau perseorangan, kelompok orang dan/atau masyarakat.
Baca Juga :  Upacara Puncak Peringatan HUT Ke-75 RI di Kota Sukabumi

Sedangkan permohonan TMKH dapat diajukan oleh Pelaku Usaha Perseorangan, pelaku Usaha Nonperseorangan, atau Instansi Pemerintah.

Sumber: KLHK

Laporan: Dadan Haekal

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here