Beranda Hukum Pemdes Cibodas Dan Kapospol Cibitung Beserta Warga Amankan 13 Remaja Masih Pelajar...

Pemdes Cibodas Dan Kapospol Cibitung Beserta Warga Amankan 13 Remaja Masih Pelajar Akan Perang Sarung

Infokowasi.com- Pajampangan

Sebanyak 13 orang pelajar SMP diamankan Pemdes Cibodas dan Kapospol Cibitung beserta warga Cibodas Cibitung, brrniat akan melakukan perang sarung di sekitar perbatasan Desa Bojonggenteng Jembatan Cicurug, Desa Cibodas Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat

Keterangan Kepala Desa Cibodas Ujang Hikmat menuturkan, keoada infokowasi.com pada Rabu sekira pukul 01.00 WIB, dirinya menerima laporan dari warga Selagedang beserta Kadus, bahwa di Kampung Selagedang warga sedang mengamankan 13 orang pelajar yang di duga akan melakukan perang sarung, ucapnya.

Kebetulan kami, juga sedang melaksanakan piket malam di desa , tiba-tiba kadus dan warga Selagedang melaporan. Ujang Hikmat bergegas menuju lokasi, Hasilnya diketahui ke 13 orang remaja tanggung tersebut akan melakukan perang Sarung dengan pelajar dari MTs yang ada di  Cimanggu, tandasnya

“Ke 13 orang remaja itu adalah pelajar SMP dan MTs yang ada di Cibitung gabungan, yang rencananya akan perang sarung dengan pelajar MTs yang ada di Cimanggu. Mereka janjian lewat Whatshapp untuk bertemu di sekitar jembatan Cicurug. Ulah mereka tercium dan wargapun mengamankannya, ” jelas Ujang.

Sementara para pelajar dari MTs  yanag ada di Cimanggu, menurut Ujang, jumlahnya jauh lebih banyak dari pelajar salah satu SMP yang ada di Cibitung. Sayang mereka keburu kabur menghindari kejaran warga, tambahnya.

Para remaja tersebut yang semuanya pelajar SMP yang ada di Cibitung malam itu pun diberi pengarahan oleh Kepala desa. Namun karena perlu ada pihak dari kepolisian, maka para remaja itu dibawa ke balai desa Cibodas untuk mendapatkan pembinaan sebelum diserahkan kepada masing-masing orang tuanya dijemput kekantor desa Cibodas

Selama lebih kurang dari 3 jam para remaja tanggung ini mendapat pembinaan dan arahan dari Kepala Desa Cibodas dan dari pihak kepolisian. Sekira pukul 04.00 WIB, mereka dijemput oleh para orangtuanya dan membuat penyataan untuk tidak mengulang lagi perbuatan tersebut.

“Maksud kami memanggil orantuanya agar sepulang dari sini mereka bisa langsung dibawa pulang, karena dikahawatirkan akan terjadi smyang tidak diinginkan, dan sekama ini banyak kejadian yang tidak diharapkan,  Pungkas Ujang Hikmat kepada wartawan infokowasi.com.

Laporan : My.K03ntjir

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakPenyuluhan Hukum Cegah Tindak Pidana Di Kalangan Pelajar Dalam Program Jaksa Masuk Pesantren
Artikulli tjetërPemcam Surade Monitoring Hasil Realisasi Pemdes Wanasari Tentang Pelaksanaan Pengaspalan Jalan Desa Sumber DD Tahap I 2024

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini