Pemerintah Desa Pondokkaso Tengah Sosialisasi Open Defecation Free (ODF)

Cecep Sudrajat

Infokowasi.com. Pemerintahan Desa Pondokkaso Tengah beserta Muspika Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, Jumat 26 Maret, 2021 melaksanakan Sosialisasi Open Defecation Free ODF (Stop BAB Sembarangan).

Acara digelar di Aula Kantor Desa dengan dihadiri oleh Unsur BPD, PKK, Kader Posyandu, Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat. Sebagai marasumber antara lain Ludi Jalaludin, SE. Kepala Seksi Sarana Prasarana Kecamatam Cidahu serta Sri Nopianti petugas dari UPTD Puskesmas Cidahu.

Agun Gunawan Kepala Desa Pondokkaso Tengah dalam sambutannya menghimbau kepada peserta yang hadir untuk bisa mensosialisakan kepada lapisan masyarakat tentanng program ODF ini.

“saya berharap di wilayah RT atau RW yang belum memiliki jamban sehat untuk segera membangun walau dengan biaya swadaya murni masyarakat atau melalui bantuan pihak ketiga, mengingat dalam tahun ini kami tidak bisa menganggarkan pembangunan MCK, dan saya juga berharap agar masyarakat senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat dimasa pandemi Covid 19 ini”, ujar Agun.

Baca Juga :  Warga Kosambi Jampangtengah Swadaya Perbaiki Irigasi Berharap Pemerintah Berikan Bantuan

Sementara Sri Nopianti Perwakilan PKM Kecamatan Cidahu yang juga Bidan Desa dalam ulasannya menyampaikan tujuan dari Program ODF ini pertama adalah tidak ada lagi yang BAB sembarangan dan kedua untuk merubah perilaku masyarakat.

“harapan kami warga bisa meminimalisasi perilaku tidak sehat seperti buang kotoran ke sungai, sawah, kolam dan sebagainya, karena dampaknya mencemari lingkungan dan akan beresiko timbulnya KLB salah satunya seperti diare dan lainnya”, ucap Sri.

“berdasarkan hasil pendataan dari jumlah 1025 KK di Desa Pondokkaso Tengah ada sebanyak 366 KK belum memiliki jammban sehat, dengan program ODF ini dari sejumlah KK yang belum memiliki jamban diharapkan untuk segera membuatnya karena secara teknis nanti akan dilaksanakan monitoring ke lapangan, ke depan targetnya Kecamatan Cidahu berupaya untuk bebas dari ODF”, tandas Sri Nopianti.

Baca Juga :  Persikabumi Legend Launching Jersey Untuk Musim Pertandingan Tahun 2021

Ditempat yang sama Ludi Jalaludin SE. Kasi Sapras Kecamatan Cidahu menginformasikan bahwa melalui program ODF ini, Pemda mempunyai program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang yang disebut Gerakan Sanitasi Total Sukabumi (GESIT Sukabumi).

“sesuai dengan RPJM dan Visi Misi Bupati bahwa tahun 2026 Kabupaten Sukabumi 0% bebas dari BAB sembarang, selain dari itu program ini pun bertujuan untuk meningkatkan IPM dalam derajat kesehatan”, jelas Ludi.

“perlu diketahui bahwa penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan itu termasuk katagori 10 besar salah satunya adalah diare, untuk melaksanakan program ODF langkah awal aspek legal formalnya melalui Perdes dalam membentuk Satgas di Desa yang bertugas menginformasikan dan memberikan edukasi terhadap masyarakat untuk BAB melalui jamban sehat dan kita berkomitmen untuk menyukseskan program ini”, pungkas Ludi.

Baca Juga :  PSBB di Bodebek Disetujui Menkes

Red

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here