Pemkot Bogor Semprotkan Disinfektan Di 293 Titik

Penyemprotan disinfektan

Kota Bogor, infokowasi.com – Guna mencegah wabah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyemprotkan cairan disinfektan di 293 titik lokasi.

Penyemprotan disinfektan tersebut dilaksanakan oleh aparatur wilayah yang menyasar pada bangunan-bangunan publik, seperti Posyandu, Masjid, Pos Kamling, Kantor RW, sekolah dan bangunan lainnya.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sejak beberapa hari ini, Pemkot Bogor telah melakukan penyemprotan cairan penangkal wabah virus Corona ke sejumlah titik lokasi. Saat ini, pihaknya telah melakukan penyemprotan di 293 titik lokasi yang tersebar dienam kecamatan.

“Hingga saat ini totalnya sudah ada sebanyak 293 titik lokasi yang disemprot cairan disinfektan. Penyemprotan telah dilaksanakan oleh masing-masing wilayah sejak beberapa hari belakangan ini,”ujar Dedie usai mengikuti rakor di Rumah Dinas Walikota Bogor, Jalan Pajajaran, Selasa (24/03/2020) sore, seperti dilansir dari Protokol Dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemkot Bogor.

Baca Juga :  18 April Tercatatnya Bandung Sebagai Sejarah Besar Dunia

Dari data yang dihimpun, Dedie menyebut penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Bogor Timur telah terlaksana di 93 titik lokasi bangunan dan gedung. Sementara di wilayah Kecamatan Bogor Utara baru dilaksanakan penyemprotan disinfektan 84 titik.

“Kemudian, di wilayah Bogor Selatan sendiri sudah melaksanakan penyemprotan di 46 titik dan wilayah Kecamatan Bogor Barat, baru ada 16 titik yang dilakukan penyemprotan disinfektan. Sedangkan wilayah Kecamatan Bogor Tengah, baru menyemprot cairan disinfektan di 28 titik lokasi. Sementara untuk wilayah Kecamatan Tanah Sareal baru dilakukan penyemprotan di 14 titik saja. Semua dilakukan secara parsial,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Gugus Tugas, Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Irwan Riyanto menambahkan, penyemprotan disinfektan juga tak hanya disebar ke sejumlah wilayah saja. Namun, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bogor pun turut melakukan penyemprotan cairan anti wabah corona hingga ke jalan-jalan protokol di tengah kota.

Baca Juga :  Bima Arya Akhirnya Meninggalkan RSUD Kota Bogor

“Penyemprotan juga dilaksanakan oleh temen-temen dari Damkar, BPBD dan Dinkes. Untuk hari ini saja mereka sudah melakukan penyemprotan ke 12 titik yang meliputi jalan-jalan besar, seperti di Jl MA Salmun, Jl Dewi Sartika, Jl Mayor Oking, Jl Kapten Muslihat, Jl Sawojajar, Jl Suryakencana, dan Jl Siliwangi,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor tersebut.

Meski demikian, Irwan mengaku bahwa Pemkot Bogor tidak selalu memiliki pasokan disinfektan. Sebab, bahan dasar dari cairan tersebut terbilang langka. Oleh karena itu, Pemkot Bogor saat ini mulai membuka dan mengaktifkan posko penanganan Covid-19 atau sering disebut Crisis Center yang lokasinya menempati Rumah Dinas Walikota Bogor.

Baca Juga :  Serangkaian Stimulus dan Insentif bagi Masyarakat untuk Pertahankan Daya Beli

“Crisis Center menjadi tempat pemusatan data yang didalamnya terdiri dari sejumlah OPD. Crisis Center juga menerima donasi berupa barang, khususnya peralatan kesehatan untuk disalurkan kepada tenaga medis,” papar Irwan.

Dari 22 hingga 24 Maret 2020, pihaknya mengaku telah menerima donasi berupa APD sebanyak 1.550 pcs, Masker 3.050 pcs, sarung tangan karet 9.500 pcs, handsanitizer 90 liter dan 100 botol beserta perlengkapan obat-obatan. Menurut Irwan, barang tersebut selanjutnya kita distribusikan ke sejumlah rumah sakit yang kekurangan barang-barang tersebut.

Laporan : Iwa Kuswara KOWASI
Editor: Yossy

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here