Pertanian Penggerak Perekonomian Pascapandemi Covid-19

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil dalam mempersiapkan setelah covid-19 atau dalam kondisi covid-19 masyarakat tetap produktif di bidang pertanian.

Bandung Barat, infokowasi.com – Kementerian Pertanian memberikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat yang sudah melakukan persiapan untuk mempercepat ekonomi di sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil dengan segala langkahnya, lebih khusus mempersiapkan setelah covid-19 atau dalam kondisi covid-19 masyarakat tetap produktif di bidang pertanian.

“Pandemi covid-19 menguji ketahanan pangan Indonesia, menguji kebersamaan, covid-19 itu menguji daya tahan nasionalis kita. Saya turun ke beberapa tempat dan Jawa Barat ini memang boleh diandalkan secara nasional,” ucap Mentan RI dalam acara Gelar Pengawasan dan Penindakan Badan Karantina Pertanian di Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Kab. Bandung Barat, Selasa (16/06/20).

Baca Juga :  Serangkaian Stimulus dan Insentif bagi Masyarakat untuk Pertahankan Daya Beli

Syahrul juga melaporkan, stok pangan Indonesia saat ini masih aman dengan jumlah sekitar 7,46 juta ton yang dihasilkan dari musim panen pertama dan diperkirakan Indonesia akan memiliki stok 4 juta ton saat memasuki tahun 2021.

“Sekarang ini kami punya stok 7,46 juta ton (pangan) dari musim panen satu, kemudian musim panen dua kami rencanakan 15 juta ton dan kita makan besok itu menggunakan kurang lebih 15-16 juta ton, berarti kita masih punya 4 juta ton lebih memasuki 2021,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemilik Warung (GBK) Sebrang BLUD Rumah Sakit Umum Jampangkulon Sepi Pengunjung

Syahrul menyatakan, pertanian dapat menjadi jawaban penggerak perekonomian pascapandemi covid-19, karena seluruh dunia membutuhkan makanan yang didapat dari sektor pertanian.

“Pertanian seluruh dunia membutuhkan, seluruh dunia membutuhkan makanan. Pertanian adalah jawaban untuk menghadapi setelah covid-19,” pungkas Syahrul.

 

Laporan : Martin

Editor : Martin

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here