Infokowasi.com — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan daerah, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan touring sepeda motor bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”, yang memiliki makna mengunjungi saudara di pedesaan. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjelajahi berbagai sudut Kabupaten Sukabumi sekaligus membangun semangat kebersamaan.
Touring tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Peserta akan memulai perjalanan dari Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi dengan tujuan akhir Ujunggenteng.
Lebih dari sekadar kegiatan berkendara, “Ngalongok Dulur di Lembur” membawa pesan sosial dan persaudaraan. Perjalanan tersebut menjadi ruang untuk bertemu, bersilaturahmi, menikmati panorama alam Sukabumi, sekaligus menyapa masyarakat di wilayah pedesaan.
Dengan bentang alam yang membentang dari kawasan perkotaan hingga pesisir selatan, perjalanan menuju Ujunggenteng juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menikmati kekayaan alam dan potensi wisata Kabupaten Sukabumi.
Semangat kebersamaan menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diajak untuk tidak hanya menjadi penonton dalam rangkaian perayaan HJKS ke-156, tetapi turut mengambil bagian dalam kegiatan yang memperkuat rasa memiliki terhadap daerah.
Melalui kegiatan ini, semangat “Menjemput Hikmah, Mengharap Berkah” kembali digaungkan sebagai bagian dari perayaan HJKS ke-156, sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah, yakni mewujudkan Sukabumi yang penuh keberkahan.
Touring “Ngalongok Dulur di Lembur” diharapkan menjadi perjalanan yang tidak hanya menghadirkan keseruan di atas kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman, persaudaraan, dan kenangan yang mempererat hubungan antarmasyarakat Sukabumi.
Mari berkendara dengan tertib, menjaga keselamatan, menghormati pengguna jalan lainnya, serta menjadikan perjalanan sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kecintaan terhadap Sukabumi.(ASR)









