Beranda SUKABUMI Rentetan Kasus Tertular Corona dari Pemudik Zona Merah Jakarta

Rentetan Kasus Tertular Corona dari Pemudik Zona Merah Jakarta

Rentetan Kasus Tertular Corona dari Pemudik Zona Merah Jakarta

Jakarta, infokowasi.com – Untuk menekan persebaran wabah pandemi Covid-19 semakin meluas, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik. Meski demikian, diperkirakan sebagian warga yang berdomisili di zona merah seperti DKI Jakarta sudah keluar dan tiba di kampung halamannya dengan berbagai cara.

Adanya kebijakaa pelarangan mudik tersebut karena kekhawatiran mudik dapat membuka peluang penyebaran Covid-19 ke berbagai daerah yang lebih luas. Pasalnya, tidak semua pemudik dapat dipastikan bahwa dia benar-benar bebas dari paparan virus memaatikan itu.

Rentetan Kasus Tertular Corona dari Pemudik Zona Merah Jakarta

Berdasarkan hasil penelusuran, dapat infokowasi.com kabarkan setidaknya sudah ada 4 kasus berkaitan dengan pemudik yang dilaporkan terkonfirmasi virus corona. Diantaranya:

1. Balita di Garut
Seorang balita berusia dua tahun asal Garut terkonfirmasi positif Covid-19. Balita itu diduga tertular Corona dari sang ayah yang mudik dari Jakarta.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, balita jenis kelamin laki-laki berusia 2 tahun 2 bulan tersebut dinyatakan positif setelah hasil pemeriksaan swab testnya muncul. Menurut Helmi kondisi sang balita saat ini normal tanpa gejala.

“Sekarang klinisnya sudah sehat. Namun karena belum dinyatakan negatif, dia harus tetap kita lakukan isolasi,” kata Helmi saat dikonfirmasi wartawan.

Helmi menjelaskan, balita tersebut kemungkinan besar tertular dari sang ayah yang bekerja di Jakarta. Ayahnya diketahui mudik beberapa minggu lalu. “Kemungkinan terinfeksi dari orang tuanya yang kerja di Jakarta,” katanya.

2. Kakek di Klaten
Seorang pasien usia 72 tahun berinisial SHS dari Klaten, Jawa Tengah, dikonfirmasi terinfeksi virus Corona dan menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, dr Cahyono Widodo, menyebut kemungkinan pasien tertular dari sang cucu yang baru saja kembali dari Jakarta.

“Pada kasus ini dimungkinkan pasien terpapar ketika kontak dengan cucunya yang pulang dari Jakarta pada tanggal 24 Maret 2020-11 April 2020. Karena kondisi fisik yang bersangkutan termasuk usia rentan dan mempunyai penyakit penyerta, sehingga mudah untuk tertular,” kata Cahyono dalam sebuah keterangan pers beberapa waktu lalu.

3. Satu keluarga di Cianjur
Satu keluarga di Kecamatan Karangtengah Cianjur terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. Keluarga asal Jakarta yang diduga terpapar virus Corona itu terdiri dari ibu dan dua anaknya.

“Pemudik ini total ada empat orang, ibu dan tiga orang anak. Yang anaknya itu dua positif berdasarkan rapid test, dan yang satu anak bungsu itu negatif. Anggota keluarga lainnya yang di Cianjur yang menjadi tujuan mudik juga negatif. Tapi tetap kami pantau untuk lebih dipastikan,” kata juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, Yusman Faisal, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

3. Rombongan pemudik di Cilacap
Rombongan delapan pemudik yang datang dari Jakarta ke Cilacap naik mobil travel seluruhnya positif terpapar Covid-19 hasil rapid test. Tes terhadap mereka dilakukan sebagai hasil tracing kejadian kakak salah satu pemudik meninggal mendadak setelah menerima pemudik tersebut.

Rentetan Kasus Tertular Corona dari Pemudik Zona Merah Jakarta

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi memaparkan kejadian meninggal mendadak itu jadi petunjuk investigasi. Kematian dinilai mengejutkan karena si kakak yang tak pernah ada riwayat dari zona merah meninggal selang beberapa hari setelah dikunjungi pemudik. “Adiknya (si pemudik) kemudian dilakukan rapid test. Hasilnya positif (Corona),” terang Pramesti.

Laporan : Iwa Kuswara
Editor : Wandi

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakSekda Kab. Sukabumi Paparkan Penanganan Covid-19 Dalam Rapat Virtual
Artikulli tjetërJampangtengah, Di Rumah Aja Sambil Nonton Sibolang Desa Nangerang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini