Infokowasi.com – Dampak hujan deras selama 7 jam pada Sabtu, 29 Juni 2024 lalu sangat terasa, selain banjir dan tanah longsor dibeberapa tempat, Desa Nangerang Jampangtengah tidak luput merasakan dampaknya.
Berdasarkan hasil asesmen PPBK Jampangtengah Dadi Supardi tercatat tiga kejadian di Desa Nangerang yang secara signifikan dirasakan.
Pertama, diketahui 4 ruang kelas SD Negeri Cilimus ambruk akibat kondisi bangunan sudah lapuk dan tidak kuat menahan beban dipastikan akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Kedua, 1 unit rumah milik U Suherman (48) rusak sedang akibat tertimpa pohon kelapa, rumah dihuni 1 KK terdiri dari 5 jiwa, kini dalam tahap perbaikan.
Kejadian ketiga, sebuah jembatan di atas Sungai Cikurutug penghubung Kp Cisaat RT 28 RW 05 dan Kp Cilimus RT 29 RW 05, sepanjang 26 meter putus akibat banjir.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, sementara jumlah kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Saat ini saya selaku PPBK Jampangtengah dibantu Relawan Mantan 07 sudah berkoordinasi dengan Pemdes Nangerang, Babinsa, Bhabinkamtib, Kepala SDN Cilimus dan warga sekitar, mudah – mudahan penanganan lancar dan cepat selesai serta segera ada solusi terbaik,” pungkas Dadi.
Robi








