Infokowasi.com – Buku bagaikan jendela menuju dunia lain – dengan setiap halaman baru, buku memperkenalkan kita kepada orang-orang baru, budaya baru, dan ide-ide baru. Setiap tahun, pada tanggal 23 April, UNESCO merayakan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia untuk mengakui kekuatan buku sebagai jembatan antargenerasi dan lintas budaya.
Tanggal ini memiliki simbolisme besar dalam sastra dunia, menandai kematian beberapa penulis terkenal, termasuk William Shakespeare, Miguel de Cervantes, dan Inca Garcilaso de la Vega.
Hingga saat ini, UNESCO telah menetapkan 25 Ibu Kota Buku Dunia, dari Madrid, Spanyol, pada tahun 2001, hingga Rio de Janeiro, Brasil, pada tahun 2025. Tahun ini, kota Brasil tersebut melaksanakan proyek yang menggarisbawahi bagaimana buku dapat membawa perubahan sosial – misalnya, melalui literasi, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan – dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
UNESCO menetapkan 23 April sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia dalam konferensi tahun 1995 di Paris. (Robi)







