Infokowasi.com- — Di tengah keterbatasan akses menuju pusat perdagangan, kemandirian pangan menjadi salah satu harapan penting bagi masyarakat pedesaan. Menjawab kebutuhan tersebut, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menghadirkan langkah nyata melalui penanaman sayuran dan pembagian bibit kepada warga Kampung Sukadamai, Kadusunan Banyumulya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin Pelda Hanapi ini bukan sekadar mengajak masyarakat bercocok tanam. Lebih dari itu, program tersebut menjadi upaya menumbuhkan kemandirian keluarga agar kebutuhan sayuran sehari-hari dapat dipenuhi dari hasil pekarangan sendiri.
Di lokasi kegiatan, semangat ketahanan pangan dibangun melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Lahan yang tersedia didorong agar lebih produktif, sementara bibit yang dibagikan diharapkan menjadi awal bagi warga untuk mengembangkan kebiasaan menanam di lingkungan rumah masing-masing.
Pelda Hanapi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program TMMD ke-130 yang pelaksanaannya tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk membantu menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.
“Untuk kegiatan hari ini, kita melanjutkan program TMMD, khususnya di bidang ketahanan pangan. Tujuannya agar nantinya masyarakat bisa mendapatkan sayur-mayur dari hasil tanaman sendiri,” ujar Pelda Hanapi.
Menurutnya, kemandirian pangan memiliki arti tersendiri bagi warga Mekarjaya, terutama masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari. Jarak menuju pasar yang diperkirakan mencapai 7 hingga 10 kilometer menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Kondisi tersebut mendorong Satgas TMMD untuk mengajak masyarakat mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki. Dengan menanam sayuran secara mandiri, warga diharapkan memiliki alternatif sumber pangan tanpa harus selalu bergantung pada pasokan dari luar wilayah.
“Kita tahu sendiri, wilayah ini bisa dibilang cukup terisolasi karena jaraknya jauh dari pasar, sekitar 7 sampai 10 kilometer. Oleh karena itu, kita melakukan penanaman sayur-mayur sekaligus membagikan bibit kepada masyarakat agar warga bisa menanam sendiri dan memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.
Program ini membawa pesan bahwa ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai melalui langkah besar. Pemanfaatan pekarangan rumah, pemilihan tanaman yang sesuai, serta perawatan secara berkelanjutan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan pangan keluarga.
Apabila dikembangkan secara konsisten, kebiasaan menanam sayuran juga berpotensi membantu mengendalikan pengeluaran rumah tangga. Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, sementara lahan yang sebelumnya kurang produktif bisa memberikan nilai guna yang lebih besar.
Bagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, kegiatan ini menjadi wujud pengabdian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Pembangunan desa tidak hanya diukur dari perubahan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kemampuan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup secara lebih mandiri.
Melalui penanaman sayuran dan pembagian bibit tersebut, masyarakat Mekarjaya diharapkan semakin terdorong untuk mengembangkan potensi lingkungan sekitar sekaligus menanamkan semangat kemandirian pangan di tingkat keluarga.
Sebab, dari sebutir benih yang ditanam hari ini, tumbuh harapan akan pangan yang lebih dekat, keluarga yang lebih mandiri, dan masa depan desa yang lebih tangguh. ( ASR )









