Beranda SUKABUMI Taweu dan Nelayan Pantai Minajaya Sukabumi Rasakan Krisis, Diakui Selama Musim Barat...

Taweu dan Nelayan Pantai Minajaya Sukabumi Rasakan Krisis, Diakui Selama Musim Barat Minim Penghasilan

Para Nelayan merasakan krisis musim barat para. Nelayan di Pantai Minajaya Sukabumi Selatan selama musim barat minim penghasilan. Sabtu, 12 Februari 2022.

Seperti yang dialami juru mudi (Nakhoda) perahu Chelsea sebut saja Ustadz MA Mulyana (49) Kampung Sukadarana RT 09 RW 03 Desa Buniwangi Kecamatan Surade.

Keterangan yang sama diungkap seorang Anak Buah Kapal (ABK) Ahmad Dani Saputra (14) warga Kampung Cimareme Desa Buniwangi Kecamatan Surade, menurutnya dimusim barat hanya menerima penghasilan sebesar 300 ribu rupiah per malam, belum dipakai BBM dan konsumsi, sisanya baru dibagi 3, bagian Juru mudi, ABK dan jurubatu.

Salah seorang Taweu Vikhqi Putra warga Kampung Cimenteng RT 07 RW 10 Desa Pasiripis Kecamatan Surade memaparkan saat kondisi musim angin barat, selama 3 bulan ini dirasakan sangat krisis dalam segi ekonomi.

“Seperti pengeluaran saja setiap berangkat harus mengeluarkan biaya Rp 450.000/ unit perahu belum biaya tambahan yang tidak diduga resikonya sering kehilangan jangkar, jaring, lampu, kerusakan mesin dan tambang ketika pulang melaut,” pungkasnya.

(My Kuncir)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakPerumahan Mangkalaya Hills Di Resmikan Wabup Sukabumi
Artikulli tjetërPertahankan PPKM Level 1, Polres Sukabumi Gencarkan Patroli Prokes

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini