Infokowasi.com – Pengawasan partisipatif pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, merupakan penyampaian pesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemilu dan masyarakat dengan bertujuan untuk mewujudkan warga negara berperan aktif dalam mengikuti perkembangan demokrasi.
Setelah sebelumnya Panwaslucam Surade menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan para santri di beberapa (ponpes) pondok pesantren ini dengan Tema Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Pengawasan Pemilu kembali menggelar sosialisasi dengan melibatkan Pemilih Aparatur Sipil Negara Kepala Desa, dan pemilih Pemula sewilayah Kecamatan surade. Acara dilaksanakan di Aula kelurahan surade 19 September 2024.
Acara dibuka oleh Eris Nasrudin Ketua Panwaslucam Surade. Dalam sambutannya Ia mengemukakan dalam Rakernis ini terdiri dari 2 kegiatan pertama Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan melibatkan Pemilih Pemula dan yang Kedua Deklarasi Netralitas ASN, Kepala Desa dan unsur lainnya yang akan di pimpin oleh Camat Surade, sebagai Narasumber dalam sosialisasi pengawasan partisipatif adalah Hamdin Murdani dari Hadnani sesuai dengan pengalaman dan keahliannya masing-masing dalam bidangnya.
Hamdin Almurdani, S.Kom.I, .M.Pd. yang juga Pengasuh Ponpes Raudhotul Ilmi/Khodim Roudhotul Ilmi dalam materinya menyampaikan Panwaslucam menyelenggarakan pengawasan partisipatif sesuai dengan kewenangannya berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 2 Tahun 2023 tentang pengawasan partisipatif. Lebih lanjut kata hamdin Pengawasan Partisipatif diselenggarakan sebagai bentuk pendidikan Demokrasi Kepemiluan dan kelembagaan pengawas pemilu bagi masyarakat, dalam menciptakan kader penggerak pengawasan pemilu dan / atau menciptakan pemilihan yang efektif dan sistematis yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pengawasan dalam penyelenggaraan pemilu.

Sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. Di aula kantor kelurahan surade pada hari kamis 19 September 2024
Menurut ketua panwaslucam Surade Eris Nasrudin kepada infokowasi.com hal ini adalah momen penting bagi kita semua sebagai warga negara untuk berperan aktif dalam proses demokrasi.
Adapun nara sumber yaitu Hamdin murdani dan Hadnani para peserta yang hadir yaitu santri-santri dari ponpes Bentang, Ponpes Nuruh Huda, Ponpes Nurul Ikhlas, ponpes Al-Anwar, Ponpes At-Taqwa, Ponpes Darul Ulum.
“Ini adalah momen penting bagi kita semua sebagai warga negara untuk berperan aktif dalam proses demokrasi”
Pemilihan kepala daerah serentak merupakan salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan demokrasi yang sehat. Namun, untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan adil dan transparan, diperlukan pengawasan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Pengawasan partisipatif bukan hanya tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi tugas kita bersama sebagai warga negara yang peduli terhadap masa depan daerah kita.
Melalui sosialisasi ini, kita akan membahas berbagai aspek penting terkait pengawasan pemilu, termasuk mekanisme pelaporan, cara berpartisipasi dalam pengawasan, serta hak dan kewajiban kita sebagai pemilih. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat berkontribusi dalam menciptakan pemilihan yang bersih dan bebas dari kecurangan.
Saya berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi kita semua untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyusun langkah-langkah strategis dalam mengawasi jalannya pemilihan kepala daerah. Mari kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat agar pemilu kali ini berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang amanah.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini.
Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan inspirasi bagi kita semua dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas di daerah kita.
MY Kuncir










