Waspadai Penyebaran DBD Dengan Metode 3M-Plus

Disaat sedang merebaknya virus CORONA saat ini masyarakat juga harus mewaspadai adanya penyebaran penyakit DBD(Demam Berdarah Dengue). Dikutip dari website kemkes.go.id  Direktur Jenderal Pecegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI dr. Anung Sugihantono, M.Kes menyebutkan bahwa secara nasional, jumlah kasus hingga tanggal 3 Februari 2019 adalah sebanyak 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Kasus terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, dan Kupang.

Masyarakat diharapkan tetap melakukan kegiatan PSN(Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan metode 3M plus antara lain :

  1. Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, genangan air di halaman rumah dan lain-lain.
  2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, botol, toren air, kaleng dan lain-lain.
  3. Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi air tergenang yang dapat menjadi jadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.

Metode tersebut terbukti lebih efektif jika dibandingkan dengan fogging dikarenakan fogging hanya memberantas nyamuk-nyamuk dewasa tapi tidak dapat membunuh 200 telur turunannya.

Baca Juga :  Cara Menggunakan Masker Yang Benar Di Tengah Pandemi COVID 19

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti Menaburkan bubuk larvasida jika terdapat genangan air yang sulit dibersihkan. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk. Menanam tanaman pengusir nyamuk. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk dan lain-lain.

 

Kutipan : kemkes.go.id

Editor: Yossy

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here