Beranda Ekonomi dan Bisnis Rapat Konsolidasi DPC GPM Cimanggu: Membangun Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Rapat Konsolidasi DPC GPM Cimanggu: Membangun Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Infokowasi.com – Cimanggu, 1 Januari 2025. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Genta Pangan Mandiri (GPM) Kecamatan Cimanggu menggelar rapat konsolidasi guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Bertempat di Homebase GPM Cimanggu, pertemuan ini menghadirkan berbagai pihak, termasuk pengurus KSB, koordinator desa (Kordes), dan koordinator dusun (Kordus) se-Kecamatan Cimanggu.

Membangun Kolaborasi dan Kemandirian Pangan

Ketua DPC GPM Cimanggu, Hepi Umbara, menegaskan bahwa kolaborasi dan koordinasi antara pengurus kecamatan, Kordes, Kordus, pemerintah desa, serta mitra tani sangatlah penting dalam memperkuat organisasi dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Kami di GPM Cimanggu akan menyediakan kebutuhan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pengurus, kami telah merancang skema gaji di atas UMR Sukabumi, ditambah dengan insentif motivasi,” ungkap Hepi Umbara.

Ia juga mengumumkan bahwa modal kerja akan segera disalurkan setelah deklarasi resmi GPM pada 8 Februari 2025 di Bekasi.

Evaluasi Pendataan Mitra Tani dan Masyarakat Miskin

Selain membahas strategi pertanian, rapat ini juga mengulas evaluasi pendataan mitra tani dan masyarakat miskin. Salah satu Kordes GPM Kecamatan Cimanggu menyoroti pentingnya peran Kordes dan Kordus dalam proses pendataan agar program ini berjalan optimal.

“Pendataan harus dimaksimalkan. Bagi petani yang tidak memiliki SPPT, mereka dapat membuat surat pernyataan tidak sengketa dari desa atau RT/RW setempat,” jelasnya.

Diskusi: Solusi bagi Petani dan Peternak

Dalam sesi diskusi, peserta rapat mengajukan berbagai pertanyaan seputar implementasi program, antara lain:

1. Dana Rp7 juta untuk pertanian seluas 1 hektare digunakan untuk apa saja?

Dana ini dialokasikan untuk pengolahan lahan, pembelian benih, pupuk, pestisida, serta operasional lainnya guna mendukung produktivitas pertanian.

2. Berapa gaji yang akan diterima oleh pengurus Kordes/Kordus GPM Kecamatan?

Gaji pengurus akan ditetapkan di atas UMR Sukabumi, dengan tambahan insentif motivasi yang akan disesuaikan berdasarkan kinerja dan capaian program.

3. Berapa persentase hasil panen yang diberikan petani kepada GPM?

Persentase bagi hasil panen akan ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara petani dan GPM, dengan sistem yang tetap menguntungkan petani serta memastikan keberlanjutan program pertanian.

Dengan adanya rapat konsolidasi ini, diharapkan GPM Kecamatan Cimanggu dapat semakin solid dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan taraf hidup para petani dan peternak di wilayahnya. (MY Kuncir)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakWakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Langkah Tegas Agus Andrianto Copot Semua Petugas Imigrasi Soetta yang Bermasalah
Artikulli tjetërSukabumi Charade Community Gelar Acara Anniversary Satu Dekade 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini