Infokowasi.com — PERSIB menunjukkan bahwa pertandingan belum benar-benar selesai sebelum peluit panjang dibunyikan. Sempat berada di ambang kekalahan, Pangeran Biru justru menghadirkan remontada spektakuler dengan membalikkan keadaan dan menundukkan Port FC 3-1 pada laga pembuka Grup B ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Kamis (8/10/2026).
Drama kemenangan PERSIB berlangsung begitu cepat. Setelah tertinggal 0-1 sejak menit ke-63 akibat penalti Jude Jacob Soonsup-Bell, skuad asuhan Igor Tolic bangkit ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Dalam waktu hanya sembilan menit, tiga gol bersarang ke gawang Port FC. Mariano Peralta membuka jalan kebangkitan pada menit ke-86, sebelum Rosembergne “Berguinho” Da Silva membawa PERSIB berbalik unggul pada menit ke-90+3. Luka Menalo kemudian menyempurnakan pesta lewat gol ketiga dua menit berselang.
Sejak awal pertandingan, PERSIB tampil dengan Teja Paku Alam di bawah mistar. Lini belakang diisi Gabriel Mutombo, Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Ikwan Ali Tanamal. Marc Klok serta Adam Alis menjadi penggerak lini tengah, sementara Eliano Reijnders, Luka Menalo, Berguinho, dan Uilliam Barros diplot sebagai tumpuan serangan.
Babak pertama berjalan ketat. Kedua tim sama-sama memiliki peluang, tetapi tidak ada yang mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PERSIB tetap mempertahankan komposisi pemain. Permainan mulai berlangsung lebih terbuka. Port FC memperoleh peluang pada menit ke-50 melalui Bordin Phala, tetapi tendangannya masih melewati mistar gawang Teja.
Petaka bagi PERSIB datang pada menit ke-63. Ikwan dinilai melakukan pelanggaran terhadap Francisco Mendes di kotak penalti. Soonsup-Bell yang baru masuk sebagai pemain pengganti dipercaya menjadi algojo.
Eksekusinya sukses mengecoh Teja dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Port FC.
Igor Tolic merespons cepat. Tiga menit kemudian, Dedi Kusnandar dan Balsa Sekulic masuk menggantikan Adam Alis serta Uilliam Barros. PERSIB mulai meningkatkan intensitas serangan.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan. Berguinho sempat mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti pada menit ke-73, tetapi bola masih melambung.
Perubahan kembali dilakukan PERSIB dua menit berselang. Thom Haye dan Mariano Peralta masuk menggantikan Marc Klok serta Mutombo.
Drama semakin memuncak pada menit ke-78 ketika PERSIB memperoleh penalti setelah Peralta terjatuh di kotak terlarang. Namun, setelah wasit meninjau VAR, keputusan tersebut akhirnya dibatalkan.
Alih-alih kehilangan momentum, PERSIB justru semakin agresif.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-86. Peralta melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum menuntaskan umpan Balsa Sekulic. Sontekannya tak mampu dihentikan kiper Port FC.
1-1.
Gol tersebut seolah menjadi pemantik energi baru bagi PERSIB.
Memasuki masa tambahan waktu delapan menit, Kakang Rudianto turut dimasukkan untuk menggantikan Ikwan Ali Tanamal. Port FC mencoba bertahan dari gempuran sekaligus mencari peluang untuk kembali memimpin.
Namun, momentum sudah sepenuhnya berpihak kepada PERSIB.
Pada menit ke-90+3, Berguinho muncul sebagai pembeda. Sepakan kerasnya gagal dibendung penjaga gawang Port FC dan bola meluncur deras ke dalam gawang.
PERSIB berbalik unggul 2-1!
Belum sempat Port FC mengatur napas, PERSIB kembali menghantam.
Dua menit kemudian, Luka Menalo menyambut bola dengan tandukan yang menggetarkan jala gawang tuan rumah.
3-1 untuk PERSIB!
Stadion Thammasat pun menjadi saksi bagaimana PERSIB mengubah situasi dari tertinggal menjadi kemenangan hanya dalam hitungan menit.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Port FC tak mampu memberikan respons. PERSIB pun membawa pulang kemenangan penting dari Thailand sekaligus membuka kiprahnya di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 dengan cara yang luar biasa.
Kemenangan tersebut kembali memperlihatkan karakter PERSIB sebagai tim yang tidak mudah menyerah. Ketika waktu semakin menipis dan peluang kemenangan tampak menjauh, Pangeran Biru justru menemukan kekuatan untuk bangkit, mencetak tiga gol, dan mengubah kekalahan menjadi kemenangan meyakinkan.
Setelah sebelumnya mampu meraih kemenangan tandang atas FC Seoul di AFC Champions League Two, PERSIB kembali memperlihatkan satu hal penting: bermain di kandang lawan bukan alasan untuk kehilangan keberanian.(ASR)









