Beranda Komunitas Lantunan Doa Menggema di Cinumpang, Ikhtiar Mengantarkan Pariwisata Sukabumi Menuju Keberkahan

Lantunan Doa Menggema di Cinumpang, Ikhtiar Mengantarkan Pariwisata Sukabumi Menuju Keberkahan

Infokowasi.com — Keindahan alam dan kekayaan budaya bukan satu-satunya kekuatan pariwisata Kabupaten Sukabumi. Nilai spiritual, kebersamaan, serta kearifan lokal juga menjadi fondasi penting dalam membangun sektor wisata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Doa Bersama dan Khotam Kubro bersama Komunitas Tilawah Al-Qur’an 30 Juz (KTT) yang digelar di Bumi Perkemahan Cinumpang, Kecamatan Kadudampit, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat ini menjadi ruang untuk menyatukan harapan dan memanjatkan doa demi kemajuan pariwisata Kabupaten Sukabumi. Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, para peserta memohon agar potensi wisata daerah senantiasa mendapat keberkahan serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dengan bimbingan Ustaz Uwes Alkorni selaku Pembina KTT, kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan pesan bahwa pembangunan pariwisata tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan maupun pengembangan destinasi.

Lebih dari itu, pariwisata perlu dibangun dengan landasan nilai moral dan spiritual, sehingga kemajuan yang dicapai tetap selaras dengan kelestarian alam, penghormatan terhadap budaya lokal, serta kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bumi Perkemahan Cinumpang menjadi tempat berlangsungnya ikhtiar spiritual tersebut. Kawasan yang memiliki daya tarik alam ini juga menjadi pengingat bahwa anugerah lingkungan harus dijaga agar keindahannya dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Doa bersama dan Khotam Kubro ini diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen masyarakat dalam mengembangkan pariwisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga membawa nilai kebaikan bagi lingkungan dan kehidupan sosial.

Sebab, pariwisata yang maju bukan hanya tentang ramainya destinasi, melainkan juga tentang masyarakat yang sejahtera, budaya yang tetap terpelihara, alam yang terlindungi, serta keberkahan yang menyertai setiap ikhtiar pembangunan.

Melalui kebersamaan dan doa, Kabupaten Sukabumi terus menapaki harapan untuk menghadirkan pariwisata yang berdaya saing, berbudaya, berlandaskan nilai religius, dan membawa kebermanfaatan bagi semua—menuju Sukabumi yang Mubarokah.

(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakOpak Jampang, Warisan Kuliner Pajampangan yang Menggerakkan Ekonomi Ratusan Pengrajin
Artikulli tjetërHaul Dua Tokoh Pesantren Al-Badar, Wabup Andreas Ajak Masyarakat Lanjutkan Warisan Ilmu dan Keteladanan Ulama