Beranda SUKABUMI Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dari Dapil 6 Bagikan Sembako Dan Masker

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dari Dapil 6 Bagikan Sembako Dan Masker

Sukabumi, infokowasi.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi dari fraksi PKB, Anwar Sadad sumbangkan 2000 paket sembako dan masker.

Pembagian sembako di berikan secara simbolis di pokso PKB dengan tema “PKB PEDULI SESAMA” di jalan Ujung Genteng RT 08/02 Desa Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.

“Kegiatan pembagian sembako dan masker ini, kami hanya menjalankan intruksi DPP- PKB. Membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran wabah virus covid-19” ucap Anwar.

Karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, bentuk kepedulian PKB terhadap sesama, sebagaimana intruksi dari Ketua DPP-PKB besutan Gus Muhaemin Iskandar.

Dalam hal ini, kami di intruksikan bagi seluruh anggota fraksi baik di Kabupaten, Propinsi dan Pusat, diwajibkan untuk berbagi dengan sesama dan diserahkan kedapilnya masing-masing. Sesuai kebutuhan mulai dari pembagian sembako dan APD.

Untuk pembelian sembako, intruksinya dilarang belanja luar arus dari lokal dan dua bulan sebelumnya PKB sudah membagikan handsanitiser, cairan disinfektan, 10.000 masker di DPC PKB jalan Rambay Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.

“Sasaran pembagian guru ngaji, guru madarsash, nelayan, kader Posyandu, tenaga medis, jurnalis dan kelompok masyakat yang memiliki dampak dari wabah covid-19”

Selain itu Anwar juga mengajak kepada warga masyarakat yang mampu berbagi untuk berbuat sesuai kemampuan terutama menjelang ramadhan ini. Kami pun hari ini meminta kepada pemerintah daerah agar bergerak cepat dalam penanganan wabah ini.

“Jangan sampai menganggap enteng, kami malu ketika tenaga medis meminta bantuan APD ke publik” tegas Anwar.

Sementara itu mereka butuh perlindungan dari pemerintah secara intensif. Jangan menunggu ada korban, sebab penyebaran virus ini berjalan cepat, hal ini adalah sebuah ujian kita semua khusus di Kabupaten Sukabumi.

Negara Amerika, Italia dan Inggris saja yang memiliki pelayanan kesehatannya lebih baik sudah porak poranda. Jangan menunggu warga masyarakat suruh mundur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten.

“Agar para tenaga medis kesehatan pun lebih di prioritaskan, sesuai standar WHO” tutup Anwar.

Laporan : Kuncir

 

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakKembali LCT INDONESIA Bantu Program Pemerintah Lawan COVID 19
Artikulli tjetërMemasuki Bulan Suci Ramadhan, Pasar Pelita Kota Sukabumi Ramai Diserbu Emak-Emak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini