Berita Terbaru AINA TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPE

Berita Terbaru AINA TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPE

infokowasi.com, Sukabumi – Jampe berbagi berita. Senin malam (10/08/2020).

Selama delapan bulan Aina Talita selalu merengek dan menangis karena merasakan benjolan di wajahnya.

Aina putri bungsu dari 4 bersaudara, lahir dari pasangan Hamid dan Tunah yang beralamat di Kp. Cikopeng RT 03/03, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Memang nasibnya saat ini kurang seberuntung anak perempuan seumuran usianya yang menginjak 8 bulan sekarang ini. Itulah Aina Talita, putri calon generasi bangsa yang berusia 8 bulan Anak dari seorang Buruh Tani.

 

PERTEMUAN AINA dengan PENGGERAK KEMANUSIAAN TAK DISENGAJA

JAMPE ( JAMPANG PEDULI) saat itu tim Jampe sedang membantu penanganan Ibu Juansyah (50 tahun) yang mengalami kecelakaan kerja. Ibu Juansyah adalah seorang Wanita yang kesehariannya sebagai pengolah gula kelapa di rumah miliknya, beralamat di Kp. Cimareme RT 02/04 Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Pada saat itu terlihat kondisinya semakin parah dan tidak mampu melakukan aktivitas sehari-harinya lagi, karena akibat luka beratnya untuk makan dan minum harus dibantu oleh keluarga dan tetangga rumahnya.

 

Selanjutnya hari demi hari ibu Juansyah berangsur membaik setelah melakukan operasi di RS Syamsudin S.H., sekitar bulan lalu.

“Alhamdulillah situasi kondisi Ibu Juansyah setelah dilakukan operasi ada perubahan dan semakin membaik,” tutur Iman Budoy, Sekretaris JAMPE.

Iman Budoy menjelaskan bahwa di balik cerita ibu Juansya itu, ternyata Allah subhanahu wa ta’ala mentakdirkan harus bertemu dengan keluarga HAMID dan TUNAH, mereka memiliki seorang anak ke-4 bernama AINA TALITA yang masih berusia 8 bulan, itupun awalnya berdasarkan pengaduan dari salah satu warga di Desa Sukatani, Kecamatan Surade. Akhirnya Tim JAMPE menemui AINA TALITA.

Baca Juga :  Bagaimana Khabar Aina Pagi ini? Relawan SKP Indonesia Memberi Khabar

“Bahwa di sana kami bertemulah dengan seorang balita, bernama Aina, usia 7 bulan (waktu itu-red), memiliki benjolan di wajahnya, dari sejak lahir. Awalnya tidak terlihat dan semakin bertambah bulan demi bulan sampai Aina selalu merasakan rasa sakit dan menangis setiap harinya.. Apalagi saat dimandikan pasti menangis,” kenang Sekretaris JAMPE.

Aksi Kemanusiapun kami lakukan, Alhamdulillah mendapatkan respon positif dari semua pihak berkat Allah SWT dan “syareat’-nya tim Jampe, untuk menginisiasi dan mengkoordinasikan kepedulian  dari berbagai pihak, baik donatur maupun para dermawan yang telah menyumbangkan harta bendanya, dari bantuan hamba-Hamba Allah secara sukarela, sehingga uang terkumpul sebesar Rp. 5.200.000,-(lima juta dua ratus ribu rupiah).

Jauh dari kata cukup, perkiraan sementara dana yang dibutuhkan untuk biaya operasi, termasuk operasional pengobatan diperkirakan kurang lebih mencapai Rp.100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) kami akan terus berusaha dan berdo’a kepada Allah SWT yang lebih berkuasa.

“Walau kondisi keuangan masih minim yang diperkiraan estimasi biaya cukup besar, tapi besar dan kecil harus mencukupi, dengan melihat kondisi Aina agar segera ditangani untuk dilakukan operasi oleh tim dokter.” ujarnya.

Baca Juga :  BAKSOS Komunitas Bebek Gila Peduli Warga

Pada awalnya Aina diperiksa di RS BLUD Jampangkulon, dikarenakan dengan alasan minimnya peralatan dan belum memiliki dokter khusus, maka dirujuk agar diperiksa di RS Hasan Sadikin Bandung. Menurut hasil pemeriksaan tim dokter terhadap Aina dan berdasarkan hasil CT Scan pihak RSUD Hasan Sadikin di Bandung, bahwa Aina dinyatakan harus segera dilakukan operasi.Berita Terbaru AINA TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPE

Aina Talita dibawa ke rumah sakit Syamsudin, S.H, kota Sukabumi untuk dilakukan operasi penyakit bawaan lahirnya pada minggu lalu.

 

SITUASI AINA SAAT INI

Sekretaris JAMPE (Jampang Peduli) Iman Budoy menuturkan kepada infokowasi.com bahwa saat Aina Talita sedang ditangani pihak RS Syamsudin S.H.

“Setelah Aina dilakukan CT Scan di RS Syamsudin S.H, berdasarkan diagnosa ada kelainan pada dasar tulang tengkorak kepala, besarnya lubang sebesar bola mata. Adapun pasca operasi kemungkinan pendarahan pada otak lebih besar menurut dokter Wagian pas penentuan jadwal operasi,” tutur Agus Yoga dan Yuda Pratama, melalui media telepon cellular. Senin10/08/2020 pada pukul 22:30 WIB.

“Semoga proses operasinya berlangsung lancar. Sesuai harapan pihak keluarga, Aina dapat segera normal kembali seperti anak-anak yang lainya,” harapnya.

Berkat dari doa dan bantuan dari semua pihak, Alhamdulillah impiannya dapat terpenuhi, walau kami sekedar membantu meringankan biaya untuk melakukan operasi dan memberikan semangat serta optimisme untuk keluarga.

Baca Juga :  Kabupaten Sukabumi Data Terbaru COVID-19, Minggu 30/08/2020, Terkonfirmasi Bertambah

Kemudian pihak keluarga Aina menjelaskan kronologis anaknya sampai situasi dan kondisi saat ini.

“Alhamdulillah berkat bantuan tim Jampang Peduli yang telah membantu mencari solusi dan penanganan khusus, sampai dilakukan operasi oleh tim dokter RS Syamsudin,S.H.” ucapnya.

Kami merasa bersyukur, Alhamdulillah. Aina Talita segera ditangani oleh tim dokter spesialis bedah syaraf anak, yaitu dokter Wargian Hadisaputra, SP.S., di RSUD Syamsudin S.H. Dan kini kondisinya sudah membaik.Berita Terbaru AINA TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPE

Pasca operasi yang saat ini, Aina rencana akan dirawat selama 4 hari, lalu tinggal sementara di rumah singgah. Kemudian rencana selanjutnya akan dilakukan pembukaan jahitan bekas operasi pada tanggal 18 Agustus mendatang.Berita Terbaru AINA TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPE

Sampai saat ini pengakuan, Hamid dan Tunah Agar semuanya menginginkan yang terbaik untuk kesembuhan Aina Talita, sampai normal kembali dan berusaha keras dan selalu memanjatkan doa kepada yang maha kuasa Allah SWT.

TALITA Calon Generasi Bangsa, dari Komunitas Kemanusiaan JAMPANG PEDULI
Terus semangat menatap masa depan. Cepat sehat Nak. Dan juga Terima kasih kami juga haturkan buat JAMPE. (infokowsi.com)

“Begitu pula ucapan syukur kepada semua pihak yang telah mengorbankan harta dan tenaganya, beribu-ribu ucapan terimakasih banyak kepada semuanya baik moril maupun materil. Terhadap anak saya Aina, sampai bisa berobat dan dioperasi. Semoga Allah SWT membalaskan segala kebaikan yang setimpal dan melimpah. Aamiin Ya Robal ‘Aalamiin.”, ucap Pak Hamid.

 

Laporan: My_Kuncir Pajampangan

Editor: Yossy

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here