Beranda Peristiwa Berpacu dengan Bahaya, DPKP Kabupaten Sukabumi Evakuasi Sapi yang Terperosok ke Sumur...

Berpacu dengan Bahaya, DPKP Kabupaten Sukabumi Evakuasi Sapi yang Terperosok ke Sumur Tua di Tegalbuleud

Infokowasi.com – Situasi darurat tak selalu berkaitan dengan kobaran api. Di tengah tugas kemanusiaan yang menuntut kesiapsiagaan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan dedikasinya melalui aksi penyelamatan seekor sapi yang terperosok ke dalam sumur tua milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026), di Kampung Gerenel, RT 001/RW 008, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Insiden ini menjadi gambaran bahwa tugas petugas pemadam kebakaran tidak sebatas menjinakkan si jago merah. Di balik seragam dan perlengkapan penyelamatan, terdapat tanggung jawab besar untuk hadir ketika masyarakat menghadapi situasi darurat, termasuk menyelamatkan hewan ternak yang terjebak dalam kondisi berbahaya.

Sumur tua yang menjadi lokasi kejadian menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. Dalam situasi seperti ini, ketelitian, kesiapan personel, serta penggunaan prosedur penyelamatan yang tepat menjadi bagian penting untuk mengupayakan keselamatan hewan sekaligus menjaga keamanan petugas.

Melalui operasi nonkebakaran tersebut, Damkarmat Kabupaten Sukabumi menjalankan peran dalam pemenuhan pelayanan dasar kepada masyarakat. Kehadiran petugas menjadi bentuk nyata pelayanan publik yang dibutuhkan bukan hanya ketika bencana besar terjadi, tetapi juga saat warga menghadapi keadaan darurat di lingkungan sehari-hari.

Tak Hanya Memadamkan Api, Damkar Hadir untuk Misi Penyelamatan

Aksi penyelamatan ini menegaskan luasnya cakupan tugas Damkarmat. Mulai dari penanganan kebakaran hingga berbagai operasi penyelamatan, setiap panggilan darurat membutuhkan respons yang sigap, terukur, dan penuh tanggung jawab.

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Budianto, M.Si. bersama jajaran terus mengedepankan semangat pengabdian dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Dedikasi tersebut sejalan dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, yang menjadi pengingat bahwa setiap tugas penyelamatan memiliki arti penting bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Bagi masyarakat, seekor sapi bukan sekadar hewan ternak, melainkan juga dapat menjadi bagian penting dari sumber penghidupan keluarga. Karena itu, upaya penyelamatan dalam situasi darurat seperti ini memiliki nilai kemanusiaan sekaligus kepedulian terhadap kehidupan dan ekonomi warga.

Kejadian di Tegalbuleud menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap sumur tua maupun lubang terbuka yang berpotensi membahayakan manusia dan hewan. Pengamanan area berisiko perlu mendapat perhatian agar insiden serupa dapat dicegah.

Damkarmat Kabupaten Sukabumi Hebat! Di balik setiap operasi penyelamatan, ada semangat pantang menyerah, kepedulian, dan pengabdian yang terus menyala. Bukan hanya hadir saat api berkobar, tetapi juga bergerak ketika keselamatan makhluk hidup membutuhkan pertolongan.(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakTransformasi Pembelajaran di Era Digital, Papan Interaktif Jadi Inovasi untuk Tingkatkan Semangat Belajar Siswa