Infokowasi.com – Kepedulian yang tumbuh dari kebersamaan kembali menghadirkan harapan bagi warga yang membutuhkan. Melalui Program KOPI MASAL (Kolaborasi Peduli Masalah Sosial), Kecamatan Cibadak terus memperkuat semangat gotong royong untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.
Kali ini, program tersebut memasuki capaian ke-31 dengan dimulainya pembangunan rumah milik Ace Madce, seorang warga berusia 85 tahun yang tinggal di kampung Babakan Sirna Rt..004 Rw.013 Kelurahan cibadak Kabupaten Sukabumi
Langkah awal pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (19/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Lurah Cibadak, Sekretaris Kecamatan Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), Sentra Phalamartha, Ketua RW, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu mendukung proses pembangunan rumah tersebut.
Bagi Ace Madce, pembangunan ini bukan sekadar perbaikan bangunan fisik. Lebih dari itu, upaya tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan rasa aman dalam menjalani hari-hari di usia senja.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan berbagai unsur masyarakat menjadi bukti bahwa persoalan sosial dapat dihadapi bersama. Ketika kepedulian dipertemukan dengan aksi nyata, keterbatasan yang dihadapi warga dapat menjadi tanggung jawab bersama untuk dicarikan jalan keluarnya.
Kolaborasi Lintas Elemen, Kekuatan di Balik KOPI MASAL
Sekretaris Kecamatan Cibadak, Alek Antariksa, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) tersebut.
Ia menyebutkan, keberlangsungan Program KOPI MASAL tidak terlepas dari dukungan para kolaborator, di antaranya Polsek, Koramil, UPTD Dalduk, RS DKH Cibadak, Arya Sapei, Eha, para pegawai Kecamatan Cibadak melalui infak, jamaah Majelis Taklim Aparatur Kecamatan Cibadak, serta tokoh masyarakat di lingkungan sekitar.
Menurut Alek, sumbangan dan dukungan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian yang memiliki arti besar bagi warga penerima manfaat. Setiap bantuan, baik berupa materi maupun tenaga, menjadi bagian penting dalam mewujudkan hunian yang lebih layak.
Ia berharap segala kebaikan para donatur dan seluruh pihak yang terlibat mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT.
“Semoga seluruh kebaikan dan keikhlasan para kolaborator yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu pembangunan rumah ini mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkapnya.
Momentum Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional
Pembangunan rumah ke-31 melalui KOPI MASAL ini juga menjadi bagian dari kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Cibadak.
Momentum tersebut mempertegas pentingnya menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai itu tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan warga.
KOPI MASAL menjadi salah satu ruang bagi pemerintah, unsur kewilayahan, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat untuk bergerak bersama menjawab persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Dengan dimulainya pembangunan rumah milik Ace Madce, semangat berbagi kembali menemukan maknanya. Rumah ke-31 ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari langkah besar, melainkan dapat tumbuh dari keikhlasan banyak pihak yang bersatu demi membantu sesama.
Harapannya, kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya, sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi kehidupan sosial masyarakat Kecamatan Cibadak.( ASR )









