Infokowasi.com – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Ciptamulya RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026). Peristiwa yang dipicu oleh kondisi cuaca panas ekstrem dan kekeringan tersebut menghanguskan 51 rumah warga dan memaksa 159 jiwa mengungsi ke rumah sanak saudara.
Berdasarkan laporan sementara penanganan tanggap darurat, kebakaran terjadi akibat meningkatnya suhu udara ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Bencana tersebut berdampak pada satu desa di Kecamatan Cisolok dengan total 51 kepala keluarga atau 159 jiwa terdampak.
Rinciannya, sebanyak 25 kepala keluarga atau 77 jiwa berasal dari RT 05, sedangkan 26 kepala keluarga atau 82 jiwa berasal dari RT 07. Seluruh warga terdampak terpaksa mengungsi, namun tidak terdapat korban meninggal dunia, korban luka, maupun warga yang masih dalam pencarian.
Selain menghanguskan 51 unit rumah, kebakaran juga merusak sejumlah fasilitas lainnya, yakni satu unit masjid, satu unit PAUD, 49 unit leuit, dua unit lisung, enam unit warung, dua unit MCK, satu unit kendaraan roda empat (Mobil Maskara), serta tiga unit kendaraan roda dua.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sukabumi bersama BPBD Provinsi Jawa Barat, aparat pemerintah, relawan, dan instansi terkait langsung melakukan koordinasi, pendataan, serta asesmen di lokasi terdampak. Pemerintah juga menggelar rapat koordinasi lintas sektor dan menetapkan Kampung Ciptamulya RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok sebagai wilayah tanggap darurat bencana.
Sebagai bagian dari penanganan darurat, pemerintah telah membuka Posko Tanggap Darurat yang difokuskan untuk evakuasi dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, serta upaya pemulihan sarana dan prasarana yang rusak.
Hingga saat ini, tim gabungan penanganan bencana masih melakukan pendataan dan asesmen lanjutan di lapangan. Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan bagi para penyintas meliputi makanan siap saji, operasional dapur umum, perlengkapan bayi, susu, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi dan dewasa, selimut, kasur atau matras, perlengkapan mandi, kebutuhan ibu hamil dan menyusui, serta layanan pemeriksaan kesehatan.









