Jakarta, infokowasi.com – Dua terminal bus antar kota dan provinsi di Jakarta, Terminal Kalideres dan Terminal Pulogadung sepi penumpang. Terpantau di kedua terminal tersebut tak ada lagi pergerakan masyarakat keluar Jakarta sejak Pemprov DKI Jakarta menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Dalam situasi tersebut, jumlah pemumpang di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, turun hingga akhir Maret 2020. Hal itu dikatakan Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen saat dihubungi wartawan, beberapa hari lalu.
Menurunnya jumlah penumpang juga berakibat pada Perusahaan Otobus (PO) yang menyediakan armada di terminal Kalideres. Sehingga sejumlah PO menarik beberapa armadanya yang biasa mangkal di terminal, karena penumpang sepi.
Berdasarkan data yang diperoleh infokowasi.com, dalam sepekan terakhir jumlah penumpang di Terminal Kalideres terpantau rata-rata sekitar 300-400 orang perhari, bahkan hingga berita ini diturunkan, jumlahnya semakin menurun dan tampak hampir bisa dibilang sepi. Jumlah itu tentu berbeda jauh dibandingkan hari biasa yang rata-rata berkisar 1.400-1.500 orang.
Pemandangan serupa juga terjadi di Terminal Bus Pulogadung. Di terminal itu pun telah terjadi penurunan jumlah angkutan bus yang beroperasi ke luar kota secara drastis.

Berdasarkan pantauan infokowasi di terminal itu, Minggu (12/4/2020), terlihat hanya ada satu armada bus yang beroperasi, dengan tujuan Bandung. Sementara untuk tujuan Bogor dan Sukabumi bisa dibilang hampir tidak ada.
Selain itu, loket-loket penjual tiket bus antar kota dan antar provinsi pun tampak tutup. Sejumlah pedagang yang biasa mangkal di terminal itu otomatis terkena dampaknya akibat sepinya penumpang.

Laporan : Chip/Iwa K
Editor : Yossy Suryadi









