Dapat Sumbangan Dari Siswa Untuk Tangani Covid-19, H. Marwan Teteskan Air Mata

Dapat Sumbangan Dari Siswa Untuk Tangani Covid-19 H Marwan Teteskan Air Mata - infokowasi berita sukabumi terbaru

Sukabumi, infokowasi.com – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meneteskan air mata saat sejumlah Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kebonrandu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi menyumbangkan uang kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/4/2020). Apalagi uang sumbangan tersebut berdasarkan hasil mengumpulkan sampah para siswa. Di mana, sumbangan tersebut untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

Marwan Hamami mengaku terharu atas sumbangan siswa tersebut. Jiwa sosial seperti itu yang harus ditanamkan. “Bukan besar kecilnya, tapi kehadiran siswa ini bisa memberikan motivasi bagi masyarakat Sukabumi,” ujarnya, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga :  POKTAN Buni Sari Ucapkan Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Dapat Sumbangan Dari Siswa Untuk Tangani Covid-19 H Marwan Teteskan Air Mata - infokowasi berita sukabumi terbaru

Menurutnya, semangat yang ditujukan semoga bisa mendorong orang lain untuk berbagi. Sebab, penanganan Covid-19 ini perlu kerjasama semua pihak. “Sulit kalau tanpa dukungan bersama,” ucapnya.

Siswa Kelas IV MI Kebonrandu, Fatimah Lutfiah Hazmi mengatakan, bantuan tersebut atas inisiatif seluruh siswa. Di mana, bantuan tersebut berdasarkan hasil pengelolaan sampah oleh para siswa. “Jadi setiap siswa mengumpulkan sampah anorganik untuk dijual. Hasilnya kami sumbangkan untuk membantu menangani Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Dirinya mengaku kasihan kepada korban pandemi Covid-19. Jadi uang sebanyak lima ratus ribu rupiah (Rp. 500.000,-) hasil mengumpulkan sampah 190 siswa itu disumbangkan. “Ini inisiatif anak-anak buat disumbangkan ke orang-orang yang terkena Covid-19 supaya cepat sembuh,” terangnya.

Baca Juga :  Hadapi New Normal, TNI Polri di Kota Serang Disiplinkan Pengunjung Mall Of Serang

Pembina Siswa MI Kebonrandu, Nani Mardiani mengatakan, para siswa sudah empat tahun mengumpulkan sampah anorganik. Namun di tahun ini, uang hasil mengumpulkan sampahnya diserahkan untuk penanganan Covid-19. “Biasanya uang hasil mengumpulkan siswa ini digunakan untuk kegiatan siswa. Namun kali ini mereka berinisiatif untuk menyumbangkannya,” bebernya.

Dirinya mengaku bangga terhadap siswanya.  Sebab, itu benar-benar inisiatif siswa. “Saya bangga dan terharu atas inisiatif anak-anak,” pungkasnya. (Irwan Setiawan)

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here