Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak

Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A, dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak

Sukabumi, infokowasi.com – Hari ini, Selasa 07 Juli 2020, beberapa kegiatan kaitan dengan Program Perlindungan Terhadap Anak dilaksanakan di SDN Tegallega Desa Tegallega Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut yaitu Pencanangan Desa Ramah Anak, Peresmian Taman Bermain Ramah Anak dan Penetapan Kampung Ramah Anak.

Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A, dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak

Berbagai elemen dan unsur terkait hadir pada kesempatan tersebut di antaranya:

  • Kadisdik Kabupaten Sukabumi Muhamad Solihin, M.Pd.;
  • Ketua PC PGRI Kecamatan Jampangtengah Supiandi, S.Pd. MM.;
  • Ketua PC PGRI Kecamatan Lengkong Asep Suhendi, S.Pd.;
  • Ketua P2TP2A Hj. Yani Jatnika Marwan, M.Pd.;
  • Kepala DP3A Hj. Aisyah, SE. M.Sc.;
  • FORKOPIMCAM Lengkong;
  • BPD dan Kepala Desa Se Kecamatan Lengkong;
  • Kepala SDN Tegallega Sri Mulyani, S.Pd. beserta dewan guru; dan
  • Ibu Iyos Somantri.
Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A, dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak
Deklarasi forum anak desa tegallega

Fuad Abdul Latif selaku Kepala Desa Tegallega dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

“kegiatan tersebut merupakan ikhtiar realisasi visi daerah untuk terwujudnya masyarakat religius mandiri,” ujarnya

Lebih lanjut Latif memaparkan bahwa saat ini Desa Tegallega terhitung luasan mencapai 1800 Ha, dengan penduduk 7.354 jiwa, 2.249 KK, 38 RT, 8 RW, 4 kedusunan dengan sejumlah 2.557 adalah anak usia 17 ke bawah.

Baca Juga :  Dampak COVID-19 Sangat Terasa Kepada Para Insan PERS
Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A, dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak
Pembukaan taman bermain ramah anak desa tegallega

Menurutnya Latif itulah yang harus menjadi perhatian dan penanganan khusus terutama dalam penggunaan media android dan teknologi yang kurang bijak, disitulah diperlukan sentuhan khusus, salah satu cara yaitu dengan pengadaan alat Kaulinan Lembur dan Taman Bermain Anak.

Sementara Camat Lengkong Drs.Agung Budiman, S.Ip., mengapresiasi tujuan Program Taman Ramah Anak, yaitu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat anak bermain, juga bertujuan sebagai areal resapan air, kegiatan sosialisasi, informasi, dan bisa dijadikan layaknya halaman rumah bagi anak.

Disdik Kabupaten Sukabumi, DP3A, dan P2TP2A Sinergis dalam Program Perlindungan Anak
Penandatanganan komitmen bersama deda ramah anak

Dilain pihak Kadisdik Kabupaten Sukabumi Mohammad Solihin,M.M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kades Tegallega dengan inisiasi, kreatifitas, dan inovasi bagi desa yaitu membuat program kenyamanan bagi anak.

Muhamad Solihin memaparkan bahwa sekolah merupakan lingkungan penting bagi anak, rumah kedua. Di sekolah anak harus  nyaman dan senang, melalui pemerintah dilansir oleh program DP3A sementara Disdik memiliki wadah, sekolah harus mampu mengembangkan kemampuan dan bakat anak, selain pengetahuan tapi juga karakter, cerdas emosional dan spiritual.

Baca Juga :  Giat Oprasi Ketupat Terpadu Kec. Surade di Malam Takbiran

“masih sering ditemukan proses pendidikan yang menjadikan siswa sebagai objek bukan sebagai subjek,”, ungkap Kadisdik.

Disdik akan mensuport Sekolah Ramah Anak karena sekolah merupakan bagian dari Disdik. Semua pihak harus bisa mewujudkan hak dan perlindungan terhadap anak, pelaksanaan pembelajaran anak merasa nyaman.

Menurutnya pula tenaga pendidik harus diupgrade demikian sarana dan prasarana. Partisipasi orang tua pun sangat penting dalam pemantauan anak.

Kadis berharap semua stakeholder sama sama mewujudkan program yang digagas di Desa Tegallega.

Kepala DP3A Aisyah, SE,M.Sc juga mengapresiasi program Kepala Desa Tegallega yang responsif mengikuti kebijakan pemerintah, program perlindungan anak Ini sudah tercantum dalam RPJMD Kabupaten  Sukabumi 2016-2021, kabupaten layak anak merupakan komitmen pemerintah dan masyarakat.

Kadis DP3A menerangkan bahwa pemenuhan Hak Perlindungan Anak, sejak tahun 2017 sudah prioritas 12 kecamatan, tahun 2018 prioritas 12 kecamatan, tahun 2019 prioritas 12 kecamatan, dan tahun 2020 yang menjadi prioritas 11 kecamatan termasuk diantaranya program di Desa Tegallega ini.

Baca Juga :  Wisata Sukabumi : Curug Cipatala ibarat Surga Kecil di Jampangtengah

Anak merupakan generasi penerus bangsa, sebanyak 796.000 anak di Kabupaten Sukabumi, membutuhkan jaminan atas perlindungan dan kenyamanan baik dalam bermain maupun dalam belajar. Untuk itu sebuah kebutuhan penciptaan kondisi layak anak. Perlu adanya komitmen, rencana, kemudian aksi untuk pengembangan kapasitas perubahan sikap stakeholder.

Selanjutnya Ketua P2TP2A Hj. Yani Jatnika Marwan, M.Pd. menjelaskan bahwa P2TP2A merupakan Pusat Pelayanan Terpadu untuk melindungi hak perempuan dan anak.

“P2TP2A selalu terbuka untuk memberikan solusi untuk setiap permasalahan,”, ujar Hj. Yani.

Menurut Hj. Yani lingkungan ramah anak merupakan hasil kerja sama semua pihak.

 

Selanjutnya beberapa acara dilaksanakan pada kesempatan tersebut:

Deklarasi Forum Anak Desa Tegallega

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SDN Tegallega

Penandatanganan Komitmen bersama Desa Ramah Anak

Pembukaan Taman Bermain Ramah Anak

 

Laporan : Robi Sugara
Editor : Wandi

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here