Beranda Komunitas Diskusi Online Taman Baca Cicurug: Situasi Selama Pandemi di Jepang dan di...

Diskusi Online Taman Baca Cicurug: Situasi Selama Pandemi di Jepang dan di Indonesia

Diskusi Online Taman Baca Cicurug: Situasi Selama Pandemi di Jepang dan di Indonesia

Infokowasi.com malam ini (16/5) mendapatkan kabar dari Koodinator Taman Baca Cicurug, Ridwan Nawawi Arshad, bahwa malam ini ada kegiatan Diskusi Online bertema: “Situasi Selama Pandemi di Jepang dan di Indonesia, bagaimana?”

Diskusi dilangsungkan malam jam 20.00 WIB melalu Live Instagram di @TamanBacaCicurug antara:

-Nadya, yang merupakan lulusan Sarjana Seni Telkom University Bandung dengan,

-Nanda, yang merupakan mahasiswi S2 di Nagoya Institute of Technology Jepang,

Keduanya adalah bagian dari Divisi Perempuan Taman Baca Cicurug.

Selanjutnya Ridwan menjelaskan perlunya, mengenal situasi selama pandemi di negara lain terutama di Jepang dan memberikan informasi pandemi di Indonesia.
Pandemi yang dimaksud adalah Pandemi Covid-19.

Kemudian ada informasi lain yang tidak kalah penting seputar
cara mendapatkan Beasiswa untuk pergi ke jepang.

Pesan dari kami terus semangat dalam meraih cita-cita.

Inilah video IGTv @tamanbacacicurug

Profil Taman Baca Cicurug

Taman baca cicurug merupakan sebuah komunitas yang berdiri di daerah Cicurug pada tanggal 30 Juni 2016, yang pertama kali digagas oleh para pemuda kreatif pada tanggal 17 juni 2016, semua itu berawal dari keresahan dan kegelisahan yang terjadi di masyarakat Cicurug, terutama para pemudanya semakin hari semakin jauh dari nilai-nilai agama dan pancasila.

Taman baca Cicurug hadir di tegah-tengah masyarakat untuk merubah pola pikir masyarakat yang selama ini memandang pendidikan hanyalah syarat untuk mendapatkan pekerjaan, tentunya menuju proses tersebut taman baca Cicurug memulainya dengan membudayakan baca di masyarakat cicurug.

Taman baca sendiri serupa dengan perpustakaan jalanan buka lapak setiap sabtu dan minggu di alun-alun kaum cicurug, hari senin-jumat goes to school untuk meningkatkan minat baca para remaja dan dikemas sedemikian rupa dengan kegiatan yang disukai oleh para remaja, seperti akustikan, seni lukis, baca puisi dll.

Setelah berjalan setahun lebih Alhamdulillah sudah banyak perubahan di masyarakat cicurug. Seperti yang sudah kita ketahui bersama buku adalah jendela dunia, yang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kreatifitas dan mengembangkan imajinasi seseorang. Selain bergerak dalam bidang buku bacaan kami juga bergerak dalam bidang budaya dan pelestarian lingkungan. Hampir setiap sebulan sekali kami bikin event tentang kebudayaan sunda, dan event cicurug bersih tanpa sampah. Namun karena keterbatasan kami masih banyak program yang belum terealisasikan.

Dalam bidang buku bacaan kami kekurangan buku anak, novel untuk remaja, buku masak untuk ibu-ibu, dan buku cara berwirausaha untuk dewasa, dan rak buku untuk penyimpanan buku. Dalam bidang budaya kami masih kekurangan alat musik tradisional, untuk bidang pelestarian lingkungan kami masih kurang fasilitas tempat sampah (tong sampah). Oleh karena itu kami bermaksud mohon bantuan atau subsidi sarana dan prasarana demi tercapainya visi kami revolusi mental dan intelektual di daerah cicurug.

Struktur Kepengurusan Taman Baca Cicurug

koordinator : Ridwan Nawawi Arshad
wakil koor : Irfan Fadilah
koleksi : buku anak, novel, buku hidayah, komik, buku pelajaran SMP, SMA.
Fasilitas : 5 tikar, 1 buah gitar, 1 unit komputer, dan beberapa alat music tradisional.
Sekretariat : jl. Siliwangi, no. 135, kp. Nyalindung rt.002/004, kel&kec. Cicurug, kab. Sukabumi
CP : 085781911149 ( ridwan )

(RED)

 

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakMembludaknya Bandara Bukti Penghianatan untuk Masyarakat yang Patuh
Artikulli tjetërPenanganan Covid Cukup Epektif, Gubernur Jabar ‘Pasien Sembuh Meningkat Dua Kali Lipat’

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini