Infokowasi.com- Dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 (diperingati 25 April 2026), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi memiliki peran krusial dalam mendukung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Peran tersebut berfokus pada pembangunan ekonomi hijau (green economy), keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Berikut adalah peran utama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi dalam rangka Hari Otda 2026 berdasarkan hasil pencarian:
• Penerapan Pembangunan Ekonomi Hijau: DLH berperan memaksimalkan peraturan daerah (Perda) yang fokus pada komoditas dan sektor unggulan ramah lingkungan
• Penguatan Ketahanan Iklim & Penanaman Pohon: DLH memimpin aksi pemberdayaan masyarakat, seperti penanaman pohon buah-buahan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim).
• Pengelolaan Sampah dan Budaya Bersih: ASN, khususnya di lingkungan DLH, dituntut menjadi teladan dalam pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos atau pakan maggot.
• Edukasi Masyarakat: DLH memperkuat edukasi lingkungan, khususnya kepada generasi muda, untuk terbiasa memilah dan mengolah sampah sejak dini.
• Kolaborasi Lintas Sektor: Sesuai tema Asta Cita, DLH melakukan sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain untuk menangani permasalahan lingkungan lintas wilayah (seperti pencemaran air/udara).
• Penyusunan Rencana Kerja Berkelanjutan: DLH merespons isu degradasi ekosistem melalui Rencana Kerja (Renja) 2026 yang lebih akuntabel dan berfokus pada pelestarian fungsi ekologis.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi dalam Peringatan Hari Otda 2026 menekankan bahwa kemandirian daerah melalui otonomi harus dibarengi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat yang dapat mewujudkan masyarakat Maju,Unggul, Berbudaya dan Berkah (Mubarokah).









