Beranda Ekonomi dan Bisnis Imbas COVID-19, Pengusaha Wedding Organizer Merugi Ratusan Juta

Imbas COVID-19, Pengusaha Wedding Organizer Merugi Ratusan Juta

Crew Dara Wedding
Crew Dara Wedding

Sukabumi, infokowasi.com –  Bisnis Wedding Organizer (WO) merupakan salah satu sektor usaha jasa yang kena imbas covid-19. Omzet mereka anjlok hingga ratusan juta rupiah. Jasa penyelenggara persiapan pesta pernikahan ini, “Sejak memasuki bulan Maret 2020 kehilangan klien. Karena semua membatalkan acara pernikahannya.” Keluh E. Pebriadi pada Bagian Pamarasan DARA Wedding Organizer (WO).

Ditemui di Galeri Dara Wedding, Jl. Raya Rambay Bilangan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Senin (30/3). Pebriadi didampingi Owner Bunda Dara, menuturkan Wedding Organizer (WO), bekerja beberapa bulan sebelum pernikahan dilaksanakan. Klein atau konsumen sudah daftar mulai bulan Januari sampai April, Juni dan Juli 2020, bahkan ada yang daftar jauh-jauh hari yaitu dari 2019. Namun pelaksanaan pesta pernikahannya  kebanyakan jatuh pada bulan Pebruari, Maret, dan April 2020.

Siapa pun, tak pernah menyangka bakal datang musibah merebaknya pandemi Covid-19. Dengan  dikeluarkannya kebijakan pemerintah atas pelarangan jaga jarak 1-2 meter antara warga, dan menjauh dari kerumunan orang. Sehingga ada kekuatiran sejumlah klien (konsumen) untuk melangsungkan pesta pernikahannya dan berakibat puluhan klien membatalkan acara pesta pernikahannya tersebut. Tentu pengaruhnya langsung berimbas pada omzet, seperti anjloknya pendapatan  hingga ratusan juta rupiah. Tandas Pebriadi.

Menurut Pebriadi, yang juga mengaku sebagai MC Wedding Organizer (WO), di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, ada sekitar puluhan, bahkan mungkin ratusan nama dagang yang membidangi bisnis ini, pastinya Kena imbas pandemi Covid-19 ini. Padahal sebelum jatuh pada hari pelaksanaan, kami sudah mulai bekerja, dan ditunjuk secara profesional dalam merencanakan persiapan pernikahan. Kami bekerja, untuk memberi kepuasan kepada para pelanggan (konsumen).

Namun, saat ini, kami dan beberapa rekan, termasuk di dalamnya tenaga Administrasi, tenaga dekorasi, rias pengantin, foto grafer, dan video grafer, dihadapkan pada situasi yang sangat sulit. Kami tak punya kerjaan lain, satu-satunya hanya mengandalkan usaha dibidang jasa WO. Sementara semua klien melakukan pembatalan. Sudah pasti kami dan teman-teman kehilangan penghasilan yang entah kapan situasi ini akan berakhir. Ungkap Indra bagian Rias pengantin.

Laporan : Adang Junaedi
Editor : Yossy

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakJembatan Gantung Tempat Wisata SITU GUNUNG Sukabumi Ditutup
Artikulli tjetërH. Marwan Sidak Perusahaan, SPSI : Memilih Jalan Lain Ketimbang Meliburkan Buruh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini