Inilah Sejumlah Aturan Pelaksanaan PSBB di Wilayah Hukum Polrestro Bekasi

Inilah Sejumlah Aturan Pelaksanaan PSBB Di Wilayah Hukum Polrestro Bekasi

Bekasi, infokowasi.com – Kepolisian Resor Metro Bekasi dalam waktu dekat akan mendirikan cek poin di sejumlah lokasi perbatasan untuk mensosialisasikan pelaksanaan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Secara teknis Polres Metro Bekasi masih lakukan pembahasan seperti apa pemberlakuan PSBB. Namun, yang pasti pihaknya akan mendirikan cek poin di beberapa titik perbatasan wilayah hukumnya. Hal tersebut dikatakan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan di Cikarang, Minggu (12/4/2020) kemarin.

Adapun penerapan PSBB di Kabupaten Bekasi menurut Hendra, tidak akan jauh berbeda dengan pelaksanaan serupa di DKI Jakarta di antaranya melakukan cek poin di wilayah perbatasan.

Inilah Sejumlah Aturan Pelaksanaan PSBB Di Wilayah Hukum Polrestro Bekasi

Berdasarkan keterangan yang dihimpun infokowasi.com dari Polrestro Bekasi tentang kesiapan PSBB di wilayah hukumnya, ada sekitar 10 titik check point, yaitu 1 titik di terminal, 1 titik di stasiun, 4 titik jalur perbatasan dan 4 titik lainya di kawasan industri.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Lakukan Bakti Sosial dengan Sistim Hunting

Kemudian, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 9/2020 Pasal 13 yang ditandatangani Menkes Terawan Agus Putranto, Polrestro Bekasi juga akan menerapkan beberapa pembatasan meliputi: peliburan sekolah dan tempat kerja; pembatasan kegiatan keagamaan; pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum; pembatasan kegiatan sosial dan budaya; pembatasan moda transportasi; dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan. Sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 13 Ayat (1) PMK tersebut.

Inilah Sejumlah Aturan Pelaksanaan PSBB Di Wilayah Hukum Polrestro Bekasi

Adapun peliburan sekolah dan tempat kerja sebagaimana dimaksud pada PMK itu dikecualikan bagi kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.

Selain itu diatur pula mengenai pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum yang dilaksanakan dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang.

Baca Juga :  Basmi Virus Corona COVID-19 LSM Dampal Jurig RMB2P Sisir Obyek Wisata PH dan Sarana Umum Wil Kec. Sukabumi

Terkait pembatasan tempat atau fasilitas umum sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk: a. supermarket, minimarket, pasar, toko atau tempat penjualan obat-obatan dan peralatan medis kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, barang penting, bahan bakar minyak, gas, dan energi; b. fasilitas pelayanan kesehatan atau fasilitas lain dalam rangka pemenuhan pelayanan kesehatan; dan c. atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya termasuk kegiatan olah raga.

Sementra itu, agar industri tetap berjalan dan produktif selama masa tanggap darurat atau PSBB, Kementerian Perindustrian mengimbau perusahaan atau industri agar dapat mengantongi surat izin operasiona yang dituangkan dalam surat edaran Menteri Perindustrian No. 7/2020 tentang pengajuan permohonan perizinan pelaksanaan kegiatan industri dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

Polresto Bekasi juga akan menerapkan aturan soal pembatasan transportasi untuk angkutan orang dan barang, ini tertuang pada Pasal 18 Pergub No. 33/2020. Dalam Pasal 18 Ayat 2 dan 3, kendaraan penumpang yang masih diperbolehkan beroperasi yaitu kendaraan pribadi, kendaraan bermotor umum, kereta api, dan angkutan barang.

Baca Juga :  Larangan Mudik 1441 H Berlaku Hanya ke Daerah PSBB, Ini Daerahnya

Berikut poin-poin yang perlu diketahui soal aturan PSBB pada kendaraan:
1. Hanya untuk Memenuhi Kebutuhan Pokok;
2. Batas Jumlah Penumpang hingga 50 Persen;
3. Melakukan Disinfeksi pada Kendaraan;
4. Pemotor Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan; dan
5. Ojol (Ojek Online) Dilarang Angkut Penumpang.

Demi suksesnya upaya pencegahan meluasnya virus mematikan tersebut, Polrestro Bekasi juga akan melakukan giat patroli gabungan. Ada sekitar 25 titik patroli gabungan yang akan disasar, 8 titik patroli mobil di kawasan industri, dan 17 titik patroli mobil di luar kawasan industri.

Laporan : Iwa Kuswara
Editor : Yossy Suryadi

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here