JAMPE, Satgas Peduli COVID-19 Dan ORGANDA Pajampangan Peduli Pencegahan

 

Sukabumi, Surade, infokowasi.com – Satuan Tugas SATGAS, Gugus tugas Kecamatan Surade Bersama JAMPE Jampang Peduli, dan pengurus ORGANDA secara mandiri lajukan pencencegah penularan Covid-19, sasaran jenis kendaraan angkot, elef dan angkutan umum jurusan surade-Sukabumi. Juga tempat-tempat umum yang berkumpulnya orang banyak atau kerumunan.

Penyemprotan disinsfektan difokuskan di wilayah terminal Surade dan tempat umum. Berada di Kelurahan Surade, Kecamatan Surade. Minggu 29/03/2020.

Agus Yoga priatma Satgas Gugus Kecamatan Surade Covid-19 menjelaskan, kegiatan sosial ini mengajak seluruh lapisan untuk pencegahan yang bisa kita lakukan secara mandiri di rumah masing-masing atau ruang terbuka dengan menggunakan cairan Wipol atau risel yang penting anti septik, cara penggunaannya, nya sangat mudah dalm 1 liter air, bisa dicampurkan dengan 2 sendok cairan disinsfektan untuk pencegahan dan disemprot ketempat yang sering dipegang atau digunakan oleh orang di sekitar.

Baca Juga :  Info Terbaru (11/5/2020) Data Covid-19 Kota Sukabumi: PDP Bertambah 3

Selain dampak Covid-19 yang dirasakan oleh pengurus Organisisasi Angkutan adanya dampak Wabah Covid-19 saat ini, Sejumlah 93 unit kendaraan penumpang angkutan umum, hampir 70% menurun drastis, diantaranya jurusan Cikangkung-Lembursitu, Surade-Lembursitu, Tegalbuled-Lembursitu, Kalibunder-Lembursitu keluhan terdampaknya oprasional elef menurutnya sangat terganggu. Ungkap Edi Baonk.

Selain sulitnya penumpang kali ini, karena peminatnya lebih memilih Angkutan Sewa Khusus (ASK). Adapun saat ini para pengemudi ASK atau taksi gelap memakasakan diri mengoprasikan penumpang umum, maka resikonya tanggung jawab sediri,Tutur pengurus Organisasi angkutan darat ORGANDA Wilayah pajampangan.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Jembatan Cibuni, Persiapan Sambut Kedatangan Bupati

Ketua PATEN Ratno Wijaya atau Joyo. menambahkan Harapan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, segera menangani dampak virus Covid-19 saat ini, menjadi sepinya penumpang sementara kami sebagai pengurus angkutan tidak mau dijadikan kambing hitam, dan angkutan elef Pajampangan masih setia melayani masyarakat. Adapun berita tentang ANGKUTAN ELF PAJAMPANGAN tidak melayani itu HOAX, ungkapnya.

Di Hadiri KOMUNITAS JAMPANG PEDULI JAMPE, SATGAS COVID-19, PK KNPI, TELUH JAMPANG, PATEN, Duduluran Teu Sagetih, Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Pajampangan dan Paguyuban Elef Pajampangan.

Baca Juga :  Mendikbud Nadiem Resmi Cabut Ketentuan Pembatasan Honorarium Guru

Laporan : M.Kuncir KOWASI
Editor : Yossy

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here