Purwakarta, Infokowasi.Com – Untuk terus meningkatkan belajar mengajar kepada siswa didik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan program anggaran untuk pembebasan iuran bulanan atau digartiskannya iuran SPP.
Pembebasan iuran bulanan tersebut diperuntukan bagi SMA dan SMK di Jawa Barat. Hal tersebut telah diprogramkan dan jadi dilaksanakan, ucap Hj. Dewi Sartika selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat saat memberikan pernyataannya kepada beberapa awak media di gedung sate pada senin kemaren tepatnya .”.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Hj. Dewi Sartika menegaskan. Pemerintah Daerah Jawa Barat sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 817 Miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2020.”
“Persiapan program tersebut terus berjalan dan sudah ditunjang oleh peraturan Gubernur. Selain itu, kami juga masih terus mengakumulasi serta masih menampung kebutuhan yang real di lapangan, jelasnya.”
Namun, untuk pembiayaan program digartiskannya iuran bulanan bagi SMA dan SMK, kita sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 817 Miliar, dan itu sudah masuk di pos anggaran pendidikan,” ujar Kadisdik Jawa Barat Hj. Dewi Sartika di Gedung Sate.”
Menurut Dewi, program bebas iuran bulanan peserta didik SMA dan SMK Negeri itu dimulai pada saat tahun ajaran baru atau bulan Juli 2020 sekarang. Jadi,pada tahun ajaran baru, tepatnya pada bulan Juli tahun 2020, siswa tidak lagi dibebankan untuk membayar iuran bulanan atau membayar SPP setiap bulannya, tegas Hj. Dewi Sartika.”
Dewi menjelaskan, anggaran Rp 817 Miliar itu untuk kebutuhan selama 6 bulan kedepan. Yakni di mulai dari bulan Juli hingga Desember 2020. Sementara, untuk tahun 2021, kita sudah mencanangkan anggaran full untuk satu tahun yang akan dimulai pada bulan Januari 2021 mendatang, tandasnya.
Laporan : Wan,s
Editor : WD









