Beranda SUKABUMI Karut Marut Data Penerima Bansos, Istana : Pemda Harus Koreksi

Karut Marut Data Penerima Bansos, Istana : Pemda Harus Koreksi

Karut Marut Data Penerima Bansos, Istana : Pemda Harus Koreksi

Infokowasi.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian berharap pemerintah daerah (pemda) dapat memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak virus corona atau Covid-19.

Karut marut data penerima bansos terjadi dibeberapa daerah terdampak corona, misalnya DKI Jakarta dan Jawa Barat. Masih ada warga yang berhak menerima bansos tapi tidak terdata. Alhasil, penyaluran bantuan belum tepat sasaran.

“Data itu semua datang dari bawah dari mulai RT, RW, Lurah, Camat sampai Pemprov atau Pemkab dalam hal ini Dinsos. Jadi pendataan itu memang tanggung jawab pemerintah daerah supaya data itu betul-betul by name, by address dan tidak meleset,” ucap Donny, jumat (24/4/2020).

Lebih lanjut, Donny berujar bahwa Pemda harus betul-betul bekerja keras memastikan data penerima bansos sesuai. Dengan demikian nantinya penyaluran bansos akan tepat sasaran.

“Bila masih ada kesalahan, kekeliruan ya harus segera dikoreksi. Semuanya aparat pemda di bawah harus bekerja keras memastikan semua itu,” jelasnya.

Sekedar informasi, karut marut data penerima bansos masih terjadi di tengah pandemi corona. Alhasil, warga yang memang membutuhkan belum bisa menerima manfaat bantuan tersebut.

Misalnya saja di ibu Kota. Dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 386 Tahun 2020 ditemukan penerima bansos yang berstastus pegawai negeri sipil ( PNS) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keduanya tercantum berdomisii di Kecamamatan Pademangan, Jakarta Utara. Selain DKI, masih banyak ditemukan data bansos tak tepat sasaran di daerah lainnya.

Sumber: Infopresiden

Laporan: Dadan Haekal

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakMenu Buka Puasa Hari ke 2
Artikulli tjetër51 Nakes RSUD Kota Bogor Akhirnya Dinyatakan Negatif Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini