Beranda Ekonomi dan Bisnis Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Sukabumi, Pertanyakan PISEW

Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Sukabumi, Pertanyakan PISEW

Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Sukabumi, Pertanyakan Program Visew
Edi Juarsyah Kades Sudajaya Girang

Sukabumi, Infokowasi.com – Masyarakat Cidaun Desa Sudajaya Girang dan masyarakat Sirnagalih dan Selatamiang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, baru-baru ini mempertanyakan Program Infrastuktur Ekonomi Wilayah (PISEW) yang pada saat itu dua Kades sudah mensosialisasikan ke masyarakat dua desa, di Kecamatan Sukabumi,

Bawasannya jalan Kp. Cidaun yang menghubungkan Kp. Sirnagalih, akan segera diperbaiki oleh Pemerintah Pusat Kementrian PUPR melalui PISEW.

Sementara sampai hari ini tidak ada penjelasan kata Lili warga Kp. Cidaun yang didampingi, H. Makamun Ketua LPMD Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, 29/06/2020.

Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Sukabumi, Pertanyakan Program Visew

Edi Juarsyah Kades Sudajaya Girang mengatakan, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah untuk alokasi Desa perbatasan antara Kp. Cidaun Sirnagalih dua wilayah desa di Kecamatan Sukabumi, memang program itu sampai saat ini belum ada penjelasan,

Program Kementrian PUPR dengan leading sektor Dinas Perkim, diakui memang awal ajuan pada tahun 2017. Sampai dengan sekarang sudah beberapa kali dipertanyakan, belum adanya penjelasan, menurut Edi kekhawatiran tersebut, akan menjadi dampak melumpuhkan ekonomi masyarakat petani.

Jalan Cidaun salah satu jalan yang menuju Kp. Sirnagalih, jika ada perbaikan Talud/Tembok Penahan Tanah dan pengerasan melalui PISEW, akan terlihat majunya perekonomian masyarakat dan pertanian,

Daerah tersebut kategori yang terisolasi ekonomi, ekonomi daerah belum terdongkrak dan keberadaannya berada di Desa Pariwisata, tentunya hasil pertanian tidak akan cukup diangkut dengan jalan kaki,

Deden Gunefi Kades Sukajaya membenarkan bahwa program tersebut belum ada penjelasan, diakui Deden hampir 18 desa yang pernah kita coba ajukan pada waktu itu, namun tidak terealisasi. Saat ini terjadi lagi, program tersebut hilang lagi, entah kenapa kami kurang tau, jelasnya.

“Mungkin saja ada dugaan dialihkan dan saya tidak akan mempermasalahkan, hanya malu saja sama masyarakat dan tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Wahyu
Editor : Wandi

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakKapolda Banten Pimpin Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di TMP Ciceri
Artikulli tjetërJampangtengah adakan Pelayanan Program KB Serentak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini