Memecahkan Solusi Bantuan Gubernur Jabar dan manfaatnya

Memecahan Solusi Bantuan Gubernur Jabar dan manfaatnya
Sukabumi, infokowasi.com – Disaat lagi maraknya wabah Covid-19 diberbagai wilayah negara khususnya di indonesia  pemerintah pusat dan daerah menghimbau agar semua masyarakat untuk mengísolasi diri  diam   dan melakukan aktivitas berikut ibadah di rumah masing-masing demi  mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19 yang sangat berbahaya.
ai diperbincangkan dikalangan warga khususnya di Desa Suka Jaya Kecamatan/Kabupaten Sukabumi bahwa dari Pemerintah Provinsi akan segera mendapatkan sejumlah bantuan berupa sembako untuk masyarakat yang terkena dampak dari akibat virus yang mematikan.
Masyarakat begitu  bahagianya ketika mendengar bahwa didesanya akan mendapatkan bantuan dari gubernur berupa sembako,  yang mana bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk semua warga yang mengisolasi diri di rumah masing-masing karena sudah hampir tiga pekan ini mereka tak berjualan dan tak beraktivitas dikarenakan ada himbauan dari pemerintah untuk berdiam diri dan menjaga jarak (Sosial Distancing).
Kades Suka jaya Deden Gunaefi saat dikonfirmasi lewat seluler minggu, 05/04/20 oleh infokowasi.com dia membeberkan semua keluhan dan rasa bahagianya ketika pemerintah provinsi akan memberikan bantuan, namun rasa bahagia seketika hilang karna harus banyak pertimbangan ungkapnya.
Masih kata Deden “Bapak Gubernur yang terhormat, seandainya kalo bapak akan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat desa kami hanya sebagian kecil, tolong dikaji dulu dan kalo hanya sebagian kecil yang mendapatkan mendingan  tidak usah, kasihan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan, karna kondisi hari ini semuanya terdampak. Masyarakat yang berpenghasilan tinggipun hari ini banyak yang tiba-tiba tidak berpenghasilan apa lagi masyarakat yang berpenghasilan harian/ rendah. Dulu Zaman luncuran pemerintah pusat yang namanya BLT, banyak korbannya hanya kebijakan kenaikan BBM dan masyarakat diberi bantuan langsung tunai terjadi konflik sosial,” ujar Deden.
Lebih lanjut Deden mengatakan sampai-sampai ada kantor desa yang dibakar, apa lagi sekarang semua terdampak karna banyak masyarakat yang dirumahkan,bisnisnya berhenti, jualannya tidak laku, sopir angkot  ojeg tak bisa beroprasi dan sekarang masyarakat mudah sekali mengakses berita  yang muncul, bahkan bantuan belum turun banyak yang sudah menanyakan dan mengaku kami sangat terdampak virus Corona.
Kepala Desa mengatakan
Contohnya yang kami rasakan masyarakat yang pinjam berbondong-bondong ke desa ingin ada kebijakan dari kepala desa  untuk membuat kebijakan supaya menghentikan penagihan kepada bank emok yang ada di desa kami, apa lagi sipatnya bantuan kami yang bersentuhan langsung dengan rakyat kami di desa..
Deden pun mengucapkan kepada bapak Gubernur, tujuan bapak sangat mulia sekali, tapi kalo tidak merata akan terjadi malapetaka buat kami. Mudah-mudahan ada yang menyampaikan ke Bapak Gubernur dan menjadi pertimbanga untuk memberi bantuan langsung kepada masyarakatnya dibagi rata kebagian semuanya, walaupun hanya 50 ribu per kk atau semua diberi sembako yang penting tidak pilah pilah. kami di desa melihat langsung mendengar langsung dari masyarakat pungkasnya.

 

Baca Juga :  Info Terbaru (2/05/2020) Data Covid-19 Kota Sukabumi

Laporan : Heri setiawan
Editor : Yossy Suryadi

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here