PA Cibadak Gelar Sidang Isbat Terpadu bersama Kemenag dan Disdukcapul

PA Cibadak Gelar Sidang Isbat Terpadu bersama Kemenag dan Disdukcapul

Sukabumi, infokowasi.com – Bertempat di lapangan Volley SDN Cilengo, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak kabupaten Sukabumi, Jum’at (19/06/2020), digelar sidang isbat terpadu, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pengadilan Agama (PA) Cibadak bersama Kemenag dan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi.

Pada saat pembukaan sidang isbat terpadu dihadiri oleh Kepala PA Cibadak, Drs. H. Arif Mukhsin, S.H. M.H., Sekretaris Disdukcapul, Drs. Jujun Junaedi, M.Si, Ketua STH Pasundan Sukabumi, Dr. Abah Ruskawan, M.M.

Kemenag yang diwakili oleh Kepala KUA Cibadak, Camat, Kapolsek, Danramil Cibadak, Kepala Desa Sukasirna dan para undangan lainnya, serta para pemohon sidang isbat terpadu sebanyak 30 pasangan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dibuka oleh Asda I yang mewakili Wakil Bupati Sukabumi, dalam sambutannya mengatakan pada dasarnya setiap orang berhak mendapatkan perlindungan hukum tanpa diskriminasi termasuk hak mendapatkan keturunan melaluiperkawina sah yang dituangkan dalam akte kelahiran sebagai identitas diri,tetapi pada kenyataannya bagi masyarakat yang miskin menghadapi kendala masalah biaya,jarak dan waktu. Oleh karena itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat diadakan kegiatan ini.

Baca Juga :  Warga Cijulang Bersihkan TPU Kedusunan Cimadang

“Hari ini dilaksanakan sidang isbat terpadu sebagai program terobosan dari tiga instansi agar masyarakat mendapatkan kemudahan untuk mempunyai dokumen kependudukan terutama ketentuan identitas hukum bagi pasangan suami istri yang tidak tercatat di KUA,” katanya.

PA Cibadak Gelar Sidang Isbat Terpadu bersama Kemenag dan Disdukcapul
Program Sidang Isbat Terpadu ini lanjut Wakil Bupati diharapkan dapat meminimalisir pasangan nikah yang belum mempunyai buku nikah, sebab buku nikah sangat lah penting terutama untuk kepengurusan berbagai masalah administrasi kependudukan, paling tidak ada 5 manfaat yang akan didapatkan dari kepemilikan buku nikah, yaitu adanya keabsahan pernikahan dengan pengukuhan dari KUA ataupun dari Disdukcapil, memudahkan birokras, istri mendapatkan haknya, memastikan kesejahteraan anak dan memudahkan hak asuh anak.

Baca Juga :  Andi Abdurahman Martadirdja Resmi Pimpin Kepengurusan Persikabumi Legend (PL) 2020

“Saya sangat apresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh tiga dinas tersebut mengingat akan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, sehingga akan terwujud administrasi kependudukan yang teratur dan dapat dipertanggung jawabkan,” terangnya.

Wakil Bupati juga menjelaskan sidang isbat terpadu ini sangat besar manfaatnya terutama bagi kalangan masyarakat yang kurang mampu,hal ini memudahkan bagi anak-anak untuk memperoleh administrasi kependudukan selain itu juga dapat memangkas biaya, mendekatkan Pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dan menyederhanakan proses demi terciptanya pelayanan yang maksimal.

PA Cibadak Gelar Sidang Isbat Terpadu bersama Kemenag dan Disdukcapul
Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kurang mampu karena sampai saat ini masih banyak yang belum mempunyai buku nikah dan mudah-mudahan dapat dilaksanakan di 47 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi secara bertahap untuk perlindungan hukum bagi masyarakat dengan dibuktikan dengan surat nikah.

“Pelaksanaan sidangnya cukup disini,tidak perlu ke kantor PA Cibadak sekali sidang langsung mendapatkan penetapan PA yang selanjutnya diserahkan ke KUA untuk diterbitkan buku nikah dan kita sudah MOu denga Pemda kabupaten Sukabumi, melalui Disdukcapil untuk menerbitkan juga kayu keluarga(KK) dan akte kelahiran anak anaknya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tanah Longsor Rusak Dua Rumah Warga Di Desa Kutajaya Cicurug

Berdasarkan penelitian PA Cibadak hampir 80% dari jumlah penduduk kabupaten Sukabumi masyarakat tidak mempunyai buku nikah, sementara buku nikah itu merupakan cikal bakal data kependudukan, baik untuk membuat KTP, KK dan lain sebagainya.

Pada hari ini akan menyidangkan 39 pasangan suami istri dan mereka tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis, termasuk dari Kemenag dan Disdukcapil dan sidang isbat terpadu ini sudah dilaksanakan di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Kalibunder, Cisolok, Bojong Genteng dan Cibadak.

Laporan : Haddy Cader

Editor    : Irsan Riswandi

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here