Beranda Peristiwa Seknas GPM Sukabumi Raya Konsolidasi Bersama KSB Cisolok: Menuju Ketahanan Pangan Berbasis...

Seknas GPM Sukabumi Raya Konsolidasi Bersama KSB Cisolok: Menuju Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

Infokowasi.com – Cisolok, 14 Februari 2025. Genta Pangan Mandiri Sukabumi Raya semakin mengukuhkan eksistensinya di tingkat daerah dengan terus memperkuat koordinasi dan konsolidasi di berbagai kecamatan. Salah satu langkah nyatanya adalah konsolidasi tingkat kecamatan di Cisolok, yang dilaksanakan pada 14 Februari 2025 di Basecamp Kecamatan Cisolok.

Kegiatan ini dipimpin oleh Anton sebagai Ketua KSB Cisolok, didampingi oleh H. Atin sebagai Sekretaris, serta dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan aktivis lokal. Salah satu yang turut memberikan dukungan penuh adalah Nana Batak, seorang aktivis Cisolok yang kini menjabat sebagai Koordinator Desa (Kordes). Konsolidasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang melihat Genta Pangan Mandiri sebagai harapan baru dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua KSB GPM Cisolok, Anton, menekankan pentingnya membangun organisasi yang solid sebagai pondasi utama dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan program dari pemerintah atau pihak luar. Kita harus mandiri, bergerak bersama, dan membangun sistem pangan yang berkelanjutan dari akar rumput. Genta Pangan Mandiri hadir untuk menjawab tantangan itu. Dengan koordinasi yang lebih kuat di tingkat kecamatan dan desa, kita bisa bekerja lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Anton dengan penuh semangat.

Sementara itu, H. Atin, yang menjabat sebagai Sekretaris, menyoroti pentingnya sinergi antara pengurus dan masyarakat dalam menjalankan program pangan.

“Keberhasilan ketahanan pangan tidak bisa diwujudkan oleh segelintir orang saja. Kita butuh peran serta semua pihak—petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha pangan. Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk menyamakan visi dan memastikan bahwa program-program yang akan dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Salah satu yang paling antusias dengan kehadiran Genta Pangan Mandiri di Cisolok adalah Nana Batak, seorang aktivis lokal yang kini dipercaya sebagai Koordinator Desa (Kordes). Ia melihat organisasi ini sebagai solusi nyata bagi permasalahan pangan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat.

“Saya sangat antusias dengan hadirnya Genta di Cisolok. Selama ini, banyak petani dan nelayan yang merasa berjalan sendiri tanpa ada pendampingan yang berkelanjutan. Dengan adanya Genta, kita punya wadah untuk bergerak bersama, berbagi ilmu, dan memperjuangkan kesejahteraan para pelaku usaha pangan,” ujarnya.

Diskusi ini berlangsung dinamis, dengan banyak peserta yang memberikan masukan serta berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan di sektor pangan. Semua sepakat bahwa keberadaan Genta Pangan Mandiri di Cisolok harus menjadi momentum untuk membangun kemandirian pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Setelah sukses menggelar konsolidasi ini, Seknas Genta Pangan Mandiri Sukabumi Raya KSB Cisolok berkomitmen untuk segera merealisasikan berbagai program yang telah dirancang. Salah satu langkah pertama yang akan dilakukan adalah mempercepat koordinasi di tingkat desa dan memastikan bahwa semua program dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ketua GPM Cisolok, Anton, menutup acara dengan pernyataan yang menegaskan komitmen seluruh tim dalam menjalankan program-program ini.

“Kita tidak bisa hanya berbicara tentang ketahanan pangan tanpa aksi nyata. Konsolidasi ini adalah langkah awal, dan kini saatnya kita bergerak bersama untuk mengimplementasikan semua rencana yang sudah kita susun. Dengan kerja sama dan semangat yang kuat, saya yakin kita bisa membawa perubahan besar bagi Cisolok dan Sukabumi Raya secara keseluruhan,” pungkasnya. (MY Kuncir)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakDisdik Sosialisasikan Pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Sekolah Dasar
Artikulli tjetërRasa Peuleum Pisan Ciri Khas Jawa Barat Itulah Dodongkal Tradisional Melegenda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini