Seorang Penumpang Ditemukan Tewas dalam Kendaraan Umum

Seorang Penumpang Ditemukan Tewas dalam Kendaraan Umum

Sukabumi-Waluran, Infokowasi.com

Umur tidak ada yang tahu, dan itu semua sudah menjadi suratan dari Allah SWT, hal ini terjadi pada seorang penumpang angkutan Umum Jenis Elf berwarna merah. Korban yang ditemukan tewas diketahui naik angkutan jurusan lembursitu Kota Sukabumi- Cikangkung Ciracap..

Sesuai identitas Pemilik Korban, bernama TH berasal Sumedang, lahir tahun 1977, beragama Islam Pekerjaan Wiraswasta , yang beralamat lengkap di dusun Sukaratu Rt 05, Rw 07 desa Sukaratu kecamatan Darmaraja kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Informasinya yang dihimpun wartawan infokowasi.com, korban naik elf warna merah jurusan Cikangkung dari Terminal Lembursitu dengan tujuan desa Mekarmukti Kecamatan Waluran, korban pulang diperkirakan untuk menemui mantan istrinya. Namun umur berkata lain, korban Selasa malam Rabu 16 Juni 2020 telah dinyatakan meninggal didalam sebuah mobil angkutan Umum jenis Elf.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Sukaraja Realisasikan BKK Kategori Desa Perbatasan

Menurut Hendra sopir angkutan umum jenis Elf, bahwa korban tertidur mulai daerah Bojonglopang, pada saat masuk daerah Waluran, ketika dilirik korban masih tertidur dan dibangunkan oleh sopir , namun korban tersebut tidak ada respon sehingga sopir mampir di Puskesmas Waluran. Setelah diperiksa  petugas medis ternyata korban sudah Meninggal dunia.

Seorang Penumpang Ditemukan Tewas dalam Kendaraan Umum

Korban tidak membawa kartu identitas sehingga kesulitan untuk mencari alamatnya. Saat itu ada tlp masuk ke Hp milik korban kemudian diangkat oleh Anggota Polsek (Bripka Hendarko) baru diketahui identitas korbannya. Menurut pihak keluarga bahwa korban menderita penyakit Diabet.

Baca Juga :  JPB Gandeng TNI serta Pengusaha Bagi Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Selanjutnya belum dapat dipastikan Selasa malam Rabu tanggal 16 Juni 2020 pukul 22.57 WIB. Ketika berita ini diturunkan pihak Rumah Sakit Jampang lagi mengurus, untuk pemulangan jenazah.

Perlu diketahui, saat barada di TKP  yang menangani Pihak Puskesmas Waluran,unsur Muspika, Kapospol Waluran Bripka Hendarko, anggota Pos Ramil Waluran, dan unsur POL. PP Waluran, semuanya menggunakan Protokol Kesahatan.

Sementara itu, mantan isterinya ketika dikonfirmasi  tidak mau menerima korban karena pengakuannya sudah berpisah.

Laporan  : Maulana Yusuf Kuncir

Editor     : Yudi

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here