Beranda Komunitas Tak Sekadar Menanam Pohon, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Tanam 500...

Tak Sekadar Menanam Pohon, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Tanam 500 Bibit Kehidupan untuk Generasi Mendatang

Infokowasi.com – Kepedulian terhadap kelestarian alam menjadi bagian penting dari pembangunan desa. Semangat itulah yang diwujudkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi melalui aksi penghijauan dengan menanam 500 bibit pohon produktif dan tanaman keras di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Jumat (30/10/2026).

Mengusung program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) bertajuk Bersatu dengan Alam, kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui langkah nyata menjaga keseimbangan lingkungan dan menyiapkan sumber kehidupan bagi generasi berikutnya.

Sebanyak 40 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 10 personel TNI, lima perangkat desa, serta 25 warga setempat. Pelaksanaan penanaman turut didampingi Peltu Anwar dari Posko Satgas TMMD ke-130.

Dari total 500 bibit yang disiapkan, sebanyak 350 merupakan tanaman buah dan 150 lainnya tanaman keras. Beragam jenis tanaman produktif yang ditanam meliputi jambu, jambu biji, jambu air, jeruk nipis, matoa, lengkeng, petai, mangga, dan alpukat. Sementara untuk tanaman keras terdiri atas jati, jabon, dan cambelina.

Lebih dari sekadar memperbanyak ruang hijau, program ini membawa harapan baru bagi masyarakat. Tanaman buah diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi keluarga, sedangkan tanaman keras berperan menjaga kelestarian alam dan mendukung keseimbangan ekosistem.

Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima manfaat. Warga tidak hanya mendapatkan bibit, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam proses penanaman sebagai bentuk edukasi dan tanggung jawab bersama dalam merawat lingkungan.

Tokoh masyarakat Kampung Cikiara Kebun, Bambang, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian Satgas TMMD yang telah menghadirkan program penghijauan bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh warga saat ini, tetapi juga menjadi warisan berharga bagi anak cucu di masa mendatang.

“Saya selaku tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih. Program TMMD ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga kami. Kami mendapat kesempatan menanam bibit pohon bersama Satgas TMMD untuk kehidupan anak cucu kelak. Menjaga kelestarian lingkungan di masa depan harus dimulai dari sekarang,” ungkap Bambang.

Ia menilai, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut turut membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama. Kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan menanam dan memelihara pohon di sekitar tempat tinggal.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Yudi, Ketua RT setempat. Ia mengaku terbantu dengan adanya pembagian bibit pohon yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan di kebun miliknya.

“Saya mah senang sekali dapat bibit pohon untuk ditanam di kebun. Soalnya saya juga memikirkan masa depan anak-anak. Ini sekaligus menjadi pelajaran buat barudak alit (anak-anak kecil), supaya mereka mau belajar bercocok tanam sejak dini. Jadi bukan hanya kita yang merasakan manfaatnya, tetapi anak cucu nanti juga,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa gerakan penghijauan mampu menghadirkan nilai lebih dari sekadar aktivitas menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan lingkungan, semangat gotong royong, serta upaya membangun kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi alam secara bijaksana.

Melalui program “Bersatu dengan Alam”, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat. Pembangunan desa pun diarahkan agar berjalan selaras antara peningkatan infrastruktur, pemberdayaan warga, dan perlindungan lingkungan.

Sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, aksi penghijauan ini menjadi pesan bahwa masa depan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan yang terlihat hari ini, tetapi juga oleh kepedulian dalam menjaga sumber daya alam untuk kehidupan esok hari.

Sebab, 500 pohon yang ditanam hari ini menyimpan harapan besar: menjadi sumber pangan, penopang kehidupan, dan warisan hijau yang kelak dinikmati oleh generasi penerus.

(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakBupati Asep Japar Buka Turnamen Mini Soccer Hari Bakti PU ke-81, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Pengabdian ASN