Sukabumi, infokowasi.com – saat ditemui infokowasi.com di rumahnya, Kepala Desa Neglasari Lili Rahman memaparkan permasalahan kaitan dengan perusahaan Peternakan ayam Farm Ciakar Purabaya, yang berlokasi di Kampung Ciakar, RT 40 RW 06 Desa Neglasari Kecamatan Purabaya.
Pihaknya menyebutkan, bahwa prosedur dan mekanisme serta perijinan sudah ditempuh sesuai prosedur yang berlaku.

Lili pun mengatakan, sudah melakukan mediasi dengan pihak humas perusahaan agar menyelesaikan permintaan warga sebagai kewajiban perusahaan kaitan amdal, termasuk perawatan jalan lingkungan dan pengendalian air supaya tidak masuk pemukiman warga.
“Perusahaan harus secepatnya merespon dengan baik dan merealisasikannya,” tegas Lili.
Sementara itu, seorang warga Ciakar, Taufik, ketika dikonfirmasi menuturkan, “Warga memang merasa cukup terganggu dengan adanya jalan lingkungan yang rusak, dan terkadang jika turun hujan deras sering terjadi banjir,” papar Taufik.
Dia dan warga lainnya pun hanya bisa berharap kepada pemerintah dan perusahaan, yaitu agar jalan yang kerap dilalui oleh kendaraan peternaknan ayam tersebut segera diperbaiki dan dilakukan pengerasan, serta saluran pembuangan airya (selokan) diperbesar agar debit air tidak meluap.

Selaku Humas perusahaan, Andri ketika diwawancara via telepon menjelaskan, bahwa jalan rusak Cipari dan banjir yang dikeluhkan warga sudah terjadi seperti itu sebelum adanya perusahaan.
Menurut Andri, pihaknya juga sudah merembugkan semua permasalahan tersebut dengan pemdes, BPD, dan tokoh masyarakat.
“Selama ini perusahaan sudah peduli, dengan membantu pembangunan jalan, pembuatan lapangan sepak bola, bahkan sudah mempersiapkan material untuk memperbaiki gorong-gorong. Untuk mengantisipasi banjir pun perusahaan sudah membantu warga memperlebar saluran air,” ungkap Andri.
Laporan : Robi Sugara
Editor : IK









