Infokowasi.com – Rumah Bonsai Indonesia Sukabumi Korwil Jampangtengah menggelar festival bonsai terbuka.
Festival tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Jampangtengah Chaerul Ichwan, S.STP., beserta unsur Forkopimcam dan dihadiri oleh pengurus RUBI tingkat Kabupaten Sukabumi. Jum’at, 16 Agustus 2024.
Ketua Panitia Pelaksana Ujang Suryana menyatakan bahwa kegiatan diikuti oleh 320 peserta bahkan ada yang berasal dari Tangerang dan Bogor Raya. Acara dilaksanakan mulai 12 hingga 18 Agustus 2024 bertempat di Terminal Bojonglopang Jampangtengah. Mulai dari registrasi, penilaian hingga pameran terbuka bagi masyarakat umum. Ujang mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Jampangtengah yang sudah memfasilitasi festival.
“Alhamdulillah Festival Bonsai kali ini masuk dan menjadi bagian dari rangkaian PHBN dalam rangka HUT Ke-79 RI Kecamatan Jampangtengah,” ucap Ujang.
Sementara H. Agus Jayadi Ramli, S.Hut., selaku Kepala Desa Jampangtengah sekaligus perwakilan PHBN berharap para penggiat dalam menggeluti bonsai bukan hanya sekedar pemuas hobi namun dapat menjadi nilai ekonomis tersendiri.
“Harapan kami, seni bonsai ini bukan hanya sekedar hobi dan mengisi waktu luang, tapi juga bisa menjadi salah satu penyokong peningkatan ekonomi di wilayah,” harap Agus.
Camat Jampangtengah Chaerul Ichwan mengapresiasi kreatifitas pecinta bonsai hingga bisa melaksanakan festival dengan jumlah peserta dengan antusias tinggi.
Chaerul menegaskan festival bonsai yang dilaksanakan RUBI Sukabumi Korwil Jampangtengah ini kedepan akan menjadi agenda tahunan dan menjadi bagian kegiatan PHBN Jampangtengah.
“Saya sangat mendukung sekali kegiatan ini, dan festival akan masuk menjadi rangkaian PHBN Jampangtengah,” ucap Chaerul.
“Kalau memungkinkan kita bisa berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata atau dinas terkait lainnya untuk mencoba memasukan festival kedalam bagian hari jadi Kabupaten Sukabumi, karena bonsai memiliki peminat dengan sekal besar,” tandas Chaerul.
Selain itu, Chaerul meminta para penggiat yang sudah memilik pengalaman, kemampuan, dan teknik dalam pemeliharaan bonsai untuk bisa mentransfer keilmuan kepada generasi muda agar bisa memperluas peluang berkembangnya bonsai di Jampangtengah.
Festival tersebut diikuti oleh bonsai dengan status pohon termahal yang telah mengikuti best in show festival bonsai tingkat nasional yaitu Sianci Hokianti dengan harga di atas 100 juta rupiah.
Robi









