Infokowasi.com – Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah kembali ditunjukkan PT Sariak Minera Utami. Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga korban kebakaran di Kampung Cijambe RT 019/004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jumat (18/9/2026).
Bantuan diserahkan secara langsung oleh perwakilan PT Sariak Minera Utami, Eka Ginanjar dan Solihin, kepada keluarga korban. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran.
Koordinator PT Sariak Minera Utami, Nirwan Setiawan atau yang akrab disapa Kang Iwong, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya warga di sekitar wilayah operasional perusahaan yang sedang menghadapi kondisi sulit.
“Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian PT Sariak Minera Utami terhadap warga sekitar yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban dan memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan,” ujar Nirwan.
Rumah Warga Ludes Terbakar
Sebelumnya, kebakaran melanda rumah warga di Kampung Cijambe RT 019/004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Rumah berukuran sekitar 5 x 8 meter milik pasangan suami istri, Komar (61) dan Komsih (56), mengalami kerusakan berat. Hampir seluruh bagian bangunan berikut barang-barang di dalam rumah habis terbakar.
Api juga sempat merembet ke rumah warga lainnya milik Diki dan menyebabkan sebagian bangunan mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan pendek arus listrik yang berasal dari bagian atap rumah. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan dan kepastian mengenai sumber kebakaran menjadi kewenangan pihak berwenang berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, Komar diketahui sedang berada di musala untuk melaksanakan salat Zuhur, sedangkan Komsih berada di kebun.
Berkat gotong royong masyarakat sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak semakin meluas ke bangunan lainnya.
Korban Masih Membutuhkan Dukungan
Akibat musibah tersebut, Komar dan Komsih untuk sementara harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi di kediaman anaknya.
Kondisi ini membuat keluarga korban masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama untuk memenuhi kebutuhan logistik dan keperluan sehari-hari selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
Bantuan yang diberikan PT Sariak Minera Utami diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi bagian dari semangat kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Kepedulian sosial, kata Nirwan, menjadi bagian dari perhatian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan dalam aktivitas usaha, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.
Semangat gotong royong warga dan kepedulian berbagai pihak diharapkan terus hadir, sehingga keluarga Komar dan Komsih dapat melewati masa sulit serta perlahan bangkit dan kembali menjalani kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda akibat kebakaran.Robi









