Infokowasi.com – Perjuangan meraih prestasi di arena olahraga bukan hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan teknik bertanding. Di balik setiap atlet yang berlaga, terdapat proses panjang pembinaan, disiplin, pengorbanan, serta dukungan dari berbagai pihak. Semangat inilah yang terus digaungkan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dalam menyambut perjuangan kontingen Sukabumi pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026.
Bagi Budi Azhar, keikutsertaan atlet Kabupaten Sukabumi dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut merupakan kesempatan penting untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah. Karena itu, dukungan dan motivasi kepada para atlet menjadi bagian dari perhatian dalam mendorong lahirnya prestasi olahraga yang membanggakan.
Kabupaten Sukabumi sendiri menurunkan atlet pada 46 cabang olahraga (cabor), dengan sasaran menembus jajaran 10 besar klasemen PORPROV XV Jawa Barat 2026. Target tersebut menjadi tantangan sekaligus pemacu agar seluruh cabang olahraga mempersiapkan diri secara maksimal.
Budi Azhar menaruh perhatian pada pentingnya pembinaan yang berkesinambungan. Persiapan atlet, menurutnya, tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga harus mencakup peningkatan kondisi fisik, kedisiplinan latihan, strategi pertandingan, dan ketangguhan mental.
Kesiapan mental menjadi salah satu unsur penting ketika atlet menghadapi tekanan kompetisi. Dengan kepercayaan diri, konsentrasi, dan semangat pantang menyerah, para pejuang olahraga diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik saat berhadapan dengan lawan dari berbagai daerah.
Perhatiannya terhadap kemajuan olahraga juga tidak terbatas pada cabang pencak silat. Keterlibatannya dalam Askab PSSI Kabupaten Sukabumi turut menjadi bagian dari dorongan pengembangan potensi atlet di berbagai cabang, termasuk sepak bola wanita.
Menurut arah pembinaan tersebut, setiap cabang olahraga perlu memperoleh ruang untuk berkembang. Potensi atlet lokal harus terus digali melalui pembinaan yang terarah, kompetisi yang berkelanjutan, serta dukungan yang mampu menjaga motivasi mereka dalam mengejar prestasi.
Di sisi lain, pencapaian target olahraga daerah membutuhkan kerja bersama. Dukungan DPRD perlu berjalan seiring dengan langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Bupati H. Asep Japar, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga daerah, mulai dari pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatihan, hingga perhatian terhadap kesejahteraan dan apresiasi bagi atlet yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Sukabumi.
PORPROV XV Jawa Barat 2026 bukan sekadar arena perebutan medali. Ajang ini juga menjadi panggung pembuktian hasil pembinaan sekaligus kesempatan bagi atlet Sukabumi untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi dan daya saing di dunia olahraga.
Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang kuat, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kontingen Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik. Target 10 besar pun menjadi cita-cita yang diperjuangkan bersama, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kehormatan daerah.
Pada akhirnya, setiap atlet yang turun bertanding membawa lebih dari sekadar ambisi pribadi. Mereka membawa harapan masyarakat dan nama Kabupaten Sukabumi. Dukungan yang diberikan hari ini diharapkan menjadi energi bagi lahirnya prestasi olahraga yang semakin membanggakan di masa mendatang.
(ASR)









