Infokowasi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya serangkaian aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Indonesia pada hari Minggu, 19 Juli 2026, di mana dua di antaranya termasuk peristiwa yang cukup signifikan. Salah satu gempa yang menjadi sorotan berpusat di perairan selatan Jawa Barat, tepatnya di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan data resmi yang dirilis BMKG, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 15.11 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 79 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Sukabumi, dengan kekuatan mencapai Magnitudo 5,0. Sementara itu, kedalaman hiposentrum atau titik pusat gempa berada di kedalaman 23 kilometer di bawah permukaan laut.
Pihak BMKG menegaskan bahwa berdasarkan analisis karakteristik sumber gempa dan perhitungan dampak yang mungkin ditimbulkan, peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, getaran gempa kemungkinan masih dapat dirasakan hingga ke wilayah daratan Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, serta daerah sekitarnya di bagian selatan Jawa Barat dengan intensitas yang bervariasi.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, namun tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan yang terkadang muncul setelah peristiwa utama.
Pihak berwenang juga mengingatkan warga untuk senantiasa mematuhi prosedur keselamatan bencana, menjauhi bangunan yang rawan roboh, serta tidak menduduki lokasi berbahaya jika dirasakan getaran yang cukup kuat. Informasi perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala oleh BMKG jika terdapat data baru yang penting untuk diketahui masyarakat luas. (ASR)









