Infokowasi.com – Girimukti, Ciemas, 20 Januari 2025. Para petani serai dapur di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, kini menatap masa depan dengan harapan baru. Melalui program dan dukungan Genta Pangan Mandiri (GPM) Sukabumi Raya, mereka tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen tetapi juga membangun sistem yang mendukung kemandirian ekonomi petani.
Dukungan Nyata untuk Petani Lokal
Dadang Mulyana, seorang petani serai dapur yang kini juga menjabat sebagai Koordinator Desa (Kordes) GPM Sukabumi Raya, mengungkapkan antusiasmenya terhadap inisiatif ini. “GPM memberi kami kesempatan untuk lebih terorganisir, baik dalam hal distribusi hasil panen maupun pengelolaan sumber daya. Kami tidak lagi hanya menanam dan menjual, tapi juga memiliki jaringan kuat yang membantu memasarkan produk kami ke pasar yang lebih luas,” katanya.
Menurut Dadang, keterlibatan GPM tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga memberi edukasi kepada petani tentang cara memaksimalkan potensi lahan mereka. “Dengan dukungan ini, kami tidak lagi merasa sendiri. Ada visi besar yang kami kejar bersama, yaitu menjadikan serai dapur sebagai salah satu komoditas unggulan daerah,” tambahnya.
Semangat Bersama dari Para Petani
Tak hanya Dadang, semangat serupa juga ditunjukkan oleh Suhenda (Ewok), seorang petani sekaligus Koordinator Dusun (Kordus) GPM. Ia bersama rekan-rekannya seperti Dede Ocid, Dendi, Wanda, dan Endas Dasuk telah bergabung dalam struktur organisasi untuk memperkuat basis pertanian di tingkat dusun.
“Kami melihat potensi besar dari serai dapur, bukan hanya sebagai komoditas lokal tetapi juga produk yang bisa bersaing di pasar nasional. Dengan GPM, kami punya akses ke pelatihan, modal, dan jaringan distribusi yang sebelumnya sulit kami jangkau,” ujar Suhenda.
Para petani ini menyadari bahwa tantangan besar masih ada, seperti fluktuasi harga pasar dan persaingan dengan produk impor. Namun, dengan kebersamaan yang mereka bangun melalui GPM, mereka optimis mampu menghadapi tantangan tersebut.
Kemandirian Pangan sebagai Tujuan Utama
Program GPM Sukabumi Raya yang diterapkan di Girimukti tidak hanya berfokus pada sektor produksi tetapi juga distribusi dan branding produk. Dengan visi untuk menjadikan Sukabumi sebagai salah satu pusat produksi rempah berkualitas, GPM bekerja sama dengan petani setempat untuk menciptakan rantai pasok yang efisien dan menguntungkan.
“Kami tidak hanya ingin petani hidup layak, tetapi juga menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan nasional. Serai dapur adalah salah satu contoh bagaimana komoditas lokal bisa menjadi kebanggaan daerah,” ungkap Dadang.
Harapan Besar Menuju Masa Depan
Melalui GPM, para petani tidak hanya menanam dan memanen, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ketahanan pangan. Dengan mengintegrasikan teknologi, pelatihan, dan akses pasar, mereka mampu melihat peluang baru yang sebelumnya sulit dicapai.
“Ini bukan hanya tentang bertani, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik untuk keluarga kami dan masyarakat sekitar. Dengan GPM, kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil di desa ini,” tutup Suhenda penuh semangat.
Inspirasi untuk Daerah Lain
Kesuksesan petani serai dapur di Girimukti menjadi inspirasi bahwa dengan organisasi yang baik dan dukungan yang tepat, petani dapat menjadi ujung tombak ketahanan pangan nasional. GPM Sukabumi Raya telah membuktikan bahwa perubahan nyata bisa dimulai dari desa, dan ketika petani diberdayakan, hasilnya adalah ketahanan pangan yang tangguh, ekonomi yang stabil, dan kehidupan yang lebih sejahtera.
Genta Pangan Mandiri bukan hanya organisasi, tetapi sebuah gerakan. Gerakan yang membawa harapan, membangun masa depan, dan menjadi bukti nyata bahwa kemandirian pangan dimulai dari tangan-tangan petani yang penuh kerja keras.(MY Kuncir)









