Hari ini (10/5) Sekitar Pukul 21.00 WIB Asteroid Raksasa Kembali Mendekat Bumi

infokowasi.com – Setelah asteroid 2016 HP6 melintas pada 8 Mei kemarin, selanjutnya giliran asteroid 2008 TZ3 yang bakal menyusul pada hari ini, yang sama dari asteroid raksasa golongan Apollo.

Dikategorikan sebagai asteroid Apollo lantaran benda langit tersebut memiliki sumbu setengah panjang lebih besar dibandingkan dengan orbit Bumi (> 1 Satuan Astronomi, SA) tetapi jarak perhelionnya lebih kecil dibandingkan aphelion Bumi (< 1,017 SA).
Lalu apakah Asteroid tersebut berbahaya?

Beberapa asteorid Apollo bisa menjadi ancaman bagi penduduk di Bumi apabila berada pada jarak yang sangat dekat dengan Bumi, seperti Meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer Bumi dan meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia pada 15 Februari 2013 silam dengan ukuran 17 meter. Chelyabinsk kemungkinan pernah menjadi bagian dari batu yang sama dengan asteroid 86039, golongan Apollo, yang mengorbit dekat dengan Bumi. Meteor ini berukuran 20 meter dan melesat dengan kecepatan 19,3 kilometer per detik sebelum pecah berhamburan di langit Rusia, pada ketinggian 45 kilometer.

Baca Juga :  Polres Purwakarta Bagikan 750 Nasi Kotak bagi Warga Terdampak Covid-19

Peristiwa ini berimbas kehancuran di sejumlah lokasi. Ledakan meteor memecahkan jendela di lebih dari 3.600 blok apartemen. Atap sebuah pabrik ambruk. Setidaknya ada 1.210 orang mengalami luka-luka, kebanyakan karena tertimpa puing-puing bangunan yang hancur serta terkena pecahan kaca jendela.

Pusat Sains Antariksa LAPAN melaporkan bahwa jarak asteroid Apollo yang akan dekati Bumi pada Ramadan memiliki jarak 4,33 jb (jarak bulan) atau 1,66 juta kilometer.

Periode orbit asteroid ini selama 724,5 hari atau 1,98 tahun, sedikit lebih lama dibandingkan periode orbit Mars yakni 687 hari atau 1,88 tahun. Objek ini tidak dapat dikategorikan sebagai objek berpotensi bahaya (Potentially Hazardous Object, PHO).

Baca Juga :  Info Terbaru (4/5/2020) Data Covid-19 Kabupaten Sukabumi : PDP Cidahu Menyamai PDP Cicurug

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan jarak lintas asteroid tersebut masih berada dalam batas aman.

“Pada 10 Mei sekitar pukul 21.00 WIB, asteroid 2008 TZ3 melintas dekat Bumi pada jarak aman, sekitar 7 jarak Bumi-bulan. Ukurannya sekitar 300 meter,” ujar Thomas

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin

Asteroid 2008 TZ3 pertama kali terdeteksi pada 7 Oktober 2008. Menurut proyeksi lintasannya, asteroid mengikuti orbit luas dalam Tata Surya dan melampaui orbit Mars. Saat asteroid itu mengitari Matahari, kadang-kadang memotong jalan Bumi. Inilah alasan mengapa ia diklasifikasikan sebagai asteroid Apollo.

Baca Juga :  Hari Kebebasan Pers Sedunia, 3 Mei 2020

Meskipun diberi label sebagai asteroid berbahaya, Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA mencatat bahwa 2008 TZ3 tidak berpotensi menabrak Bumi saat melintas malam ini. Diperkirakan, asteroid bakal melesat dekat Bumi dengan kecepatan 32.000 kilometer per jam.

“Secara khusus, semua asteroid dengan jarak persimpangan orbit minimum 0,05 satuan astronomi (AU), (1 AU setara 150 juta kilometer), atau kurang, dan magnitudo absolut 22,0 atau kurang dianggap asteroid yang berpotensi berbahaya,” tulis NASA dalam sebuah pernyataan, dikutip International Business Times.

(Red)
Editor : IK

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here