Kabaharkam Polri Minta Sosialisasi dan Edukasi Prokes Terus Dimasifkan dan Dievaluasi

Anev Aman Nusa II, Kabaharkam Polri Minta Sosialisasi dan Edukasi Prokes Terus Dimasifkan dan Dievaluasi
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto

Jakarta, infokowasi.com – Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, kembali mengingatkan kepada jajaran kepolisian pentingnya sosialisasi dan edukasi dalam rangka membangun kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan dan menaati protokol kesehatan (Prokes).

Hal itu disampaikan Komjen Pol Agus Andrianto saat rapat virtual melalui video conference yang dipimpin Wakapolri dan diikuti para pejabat utama Polri yang terlibat dalam Ops Aman Nusa II, Kasatgas 1-6 Ops Aman Nusa II, serta Kaopsda dari seluruh Indonesia, Selasa, (30/06/20)

Baca Juga :  Info Terbaru (19/04/2020) Data Covid-19 Kabupaten Sukabumi, "Cegah Penyebaran, Bersama Kita Ikuti Anjuran"

Anev Aman Nusa II, Kabaharkam Polri Minta Sosialisasi dan Edukasi Prokes Terus Dimasifkan dan Dievaluasi

Untuk itu, Komjen Pol Agus Andrianto meminta kepada para kepala kepolisian satuan kewilayahan (Kapolda dan Kapolres) untuk terus memasifkan sosialisasi dan edukasi Prokes dalam rangka menuju new normal life atau kebiasaan hidup baru.

“Lakukan sosialisasi dan edukasi secara masif dalam rangka membangun kesadaran masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal yang lebih mudah diterima oleh masyarakat,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada para Kapolda dan Kapolres.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto

Komjen Pol Agus Andrianto juga meminta agar para Kapolda dan Kapolres melakukan pengawasan dan pengendalian secara langsung ke lapangan.

Baca Juga :  Batu Akik Industri Unggulan Desa Cimerang Purabaya

“Untuk memastikan anggota tergelar secara masif dalam rangka mendisiplinkan masyarakat terutama di pusat-pusat keramaian,” terangnya.

“Sebagai contoh, lakukan pengecekan secara random kepada 10 orang. Berapa yang mampu memahami dan mengerti apa itu tatanan hidup baru atau new normal, dan berapa yang tidak mengerti. Kalau persentasenya lebih banyak yang tidak mengerti atau tidak paham, maka perlu dilakukan evaluasi kembali terkait pelaksanaan sosialisasi dan edukasi yang selama ini kita laksanakan,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Khusus kepada Kapolres di 57 kota/kabupaten yang masih dalam zona merah, Komjen Pol Agus Andrianto meminta agar meningkatkan koordinasi, kamunikasi, dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder (pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, pengusaha, dan media) untuk membuat terobosan yang extraordinary (tidak biasa-biasa saja) dalam penanganan COVID-19.

Baca Juga :  Update Hari Ini Merupakan Yang Tertinggi Sejak Covid-19 Pertama Kali Diumumkan

“Tentunya menyesuaikan dengan kemampuan dan potensi daerah masing-masing,” tambahnya.

“Utamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta pemulihan sektor ekonomi nasional,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto.

Laporan : Ujang Ruswandi
Editor : Wandi

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here