Kemenag Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru 2021

Surabaya (Kemenag) — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) sedang melakukan verifikasi  calon penerima Tunjangan Profesi Guru  (TPG) tahun 2021.

“TPG ini merupakan salah satu hak guru. Melalui verifikasi ini, pastikan TPG yang disalurkan tepat sasaran. Jangan sampai ada guru yang tidak layak (tidak bersertifikasi) justru mendapat TPG,” pesan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M. Zain saat memberikan arahan pada Verifikasi Tunjangan Profesi Guru Angkatan II, di Surabaya, Rabu (24/3/2021).

Zain mengungkapkan, dalam melakukan verifikasi, pihaknya mengandalkan data yang terdapat di Sistem Informasi Pendidika dan Tenaga Kependidikan (SIMPATIKA) Kemenag. Karenanya Zain menekankan pentingnya pembaharuan (updating) data SIMPATIKA.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga akan Diberi Bantuan Modal Rp 2 Juta tanpa Bunga oleh Pemerintah? Ini Penjelasannya

“Ini sekaligus sebagai upaya mitigasi agar jangan sampai ada lagi Tunjangan Profesi Guru terhutang seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegas M.Zain.

“Saya bersyukur hari ini data SIMPATIKA sudah terupdate by name, by address. Ke depannya, saya harap SIMPATIKA menyediakan fitur tanya jawab supaya keluhan para guru dapat terselesaikan melalui akun SIMPATIKA,” imbuhnya.

Sementara Kasubdit Bina GTK MI/MTs Ainurrafiq mengapresiasi peran admin SIMPATIKA mulai dari madrasah hingga pusat. “Admin ini adalah ujung tombak pencairan TPG, Tunjangan Kinerja, serta tunjangan lainnya. Akurasi data tidak terlepas dari support dari para admin,” ungkap Ainur.

Baca Juga :  Pemdes Desa Pondokkaso Landeuh Realisasikan DST Pusat Tahap 4 dan 5

Senada dengan Ainurrafiq, Kepala Seksi Bina Guru MI/MTs Mustafa Fahmi menyampaikan mulai tahun ini SIMPATIKA akan meningkatkan tata kelola layanannya meliputi Tunjangan Kinerja dan Tunjangan Khusus.

“Sehingga semua tunjangan bagi guru madrasah akan dikelola berbasis Sistem Informasi Online. Fitur analisa kebutuhan dan distribusi guru juga akan dioptimalisasi tahun ini,” tutur Fahmi. (Wachid Ervanto).

Sumber : Humas Pendis / kemenag.go.id

 

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

2 KOMENTAR

  1. Katanya tiap bulan sertifikasi cairnya.. kenyataannya sudah hampir 4 bulan masih belum juga . Kenapa juga rekeningnya mesti gunta ganti.. kami hanya guru honorer yang hanya mengandalkan dari sekolah kami.. please dong pemerintah harus lebih bijak lagi dalam memberikan kebijakannya..

  2. Kami guru honorer merasa kurang di perhatikan.. peraturan harus mengikuti pemerintah sama halnya dengan pns.. tapi perhatian terhadap kami guru honor kurang di perhatikan apalagi sekolah kami yang berada di desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here