Keren! Bupati Purwakarta Tutup Galian Tanah Tak Berizin

Keren! Bupati Purwakarta Tutup Galian Tanah Tak Berizin

Purwakarta, Infokowasi.Com – Setelah melakukan penutupan sejumlah lokasi galian tanah merah di Kecamatan Sukatani dan Cibatu. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan jajarannya merangsek melakukan penertiban galian tanah merah yang dianggap tak berizin atau liar di wilayah Kecamatan Babakan Cikao.

Kerusakan lingkungan akibat galian tanah merah yang berlokasi di Desa Mulyamekar, Babakan Cikao itu sudah sangat memprihatinkan.

Keren! Bupati Purwakarta Tutup Galian Tanah Tak Berizin

Menindaklanjuti laporan berkaitan dengan kerusakan lingkungan tersebut, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengajak sejumlah OPD terkait termasuk didalamnya Dinas Lingkungan Hidup, DMPTSP, Satpol PP, Dishub, Camat BBC dan Kepala Desa setempat melakukan sidak ke lokasi galian di Desa Mulyamekar, Minggu (12/7/2020).

Baca Juga :  Pemkab Purwakarta Anggarkan Bansos Dampak dari Covid-19 Selama 4 Bulan

Di lokasi galian, nampak sejumlah kendaraan bertonase besar yang sedang parkir akan mengisi tanah merah diusir oleh Anne untuk meninggalkan lokasi galian.

“Pak kasatpol pp tolong itu mobil suruh keluar semuanya,” kata Anne dengan nada tinggi, memerintahkan jajarannya untuk mengusir mobil pengangkut tanah merah.

Keren! Bupati Purwakarta Tutup Galian Tanah Tak Berizin

Anne juga tampak naik pitam saat melihat kondisi tambang galian tanah merah yang dinilainya sudah sangat merusak lingkungan. “Ya Allah itu tingali mani kawas kitu, asa hayang cerik gogowakan ningalina ge. Kumaha lamun usum hujan, itu imah nu di luhur bisa-bisa kabawa longsor (ya Allah itu lihat sampai seperti itu, liat kondisi seperti ini jadi pengen nangis) histeris,” ujar Anne menggunakan bahasa sunda, sambil menunjuk tebing yang cukup tinggi akibat tanah merahnya diambil.

Baca Juga :  H. Marwan Hamami Paparkan Perkembangan Daerah dan Agenda Pemberdayaan Masyarakat ke Gubernur

“Semua alat berat yang ada disini juga keluarkan, tidak ada satupun ada alat berat di sini,” kata Anne, sambil menahan emosi.

Lokasi tambang galian tanah merah tersebut memang dekat dengan jalan tol, sehingga tanah yang diperlukan untuk pengurugan proyek di jalan tol lebih mudah dan lebih dekat. Dilokasi itu ada sekitar 8 mobil dump truk yang sedang terparkir bersiap di isi oleh tanah merah, sementara untuk alat berat berjumlah 11 unit.

Laporan : Wan,St
Editor : Wandi

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here